Aksi demo kembali dilakukan buruh Sumatera Utara (Sumut). Pada Selasa (18/12/2012) sekitar 1.000 buruh mendatangi Kantor Gubernur Sumut.
Massa buruh yang datang dari Kawasan Industri Medan (KIM), tiba di depan kantor gubernur Jl. Diponegoro, Medan, sekitar pukul 11.00 WIB. Ratusan polisi terlihat berjaga-jaga di sekitar lokasi demo, termasuk Wakil Kepala Kepolisian Resor Kota (Polresta) Medan, AKBP Pranyoto.
Aksi demo yang digagas Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) ini dimaksudkan untuk
mendesak penetapan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK). Pendemo dari kelompok ini tidak mempersoalkan Upah Minimum Provinsi (UMP) Rp 1.375.000 yang sudah ditetapkan Plt Gubernur Sumut, dan tidak meminta revisi UMP jadi Rp 2,2 juta.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi demo ini menyebabkan polisi terpaksa memblokir sebagian ruas Jl. Diponegoro, dan Jl. Cut Mutia, serta mengubah arus lalu lintas Jl. Kartini, Jl. Cut Nyak Dien dan Jl. Imam Bonjol. Kemacetan pun tak terhindarkan.
Sebelum tiba di kantor gubernur massa sebelumnya melakukan aksi sweeping di seputaran pabrik untuk mengajak buruh berdemo. Beberapa buruh sempat bersitegang dengan polisi yang berusaha menertibkan massa yang nyaris bertindak anarkis.
Pekan lalu, Rabu (12/12/2012), massa buruh merusak mobil Kijang saat konvoi menuju kantor Gubernur Sumut. Sehari sebelumnya, mereka memblokir tol Belmera dan Tanjung Morawa.
(rul/trw)











































