"Yang saya dengar, yang saya perhatikan dan yang saya laksanakan dalam periode saya akan saya jelaskan semuanya. Tetapi anggaran resmi yang kami ajukan saat itu adalah Rp 125 milliar," kata Adhyaksa di Kantor KPK, Jl Rasuna Said, Jaksel, Selasa (18/11/2012).
Adhyaksa menyatakan anggaran Rp 125 milliar itu, pada akhirnya tak bisa direalisasikan. Hal itu disebabkan karena Kemenpora masih belum mendapatkan sertifikat tanah Hambalang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah Adhyaksa digantikan Andi Mallaranageng, nilai anggaran proyek Hambalang meningkat menjadi Rp 25 triliun, dengan rincian Rp 1,2 untuk konstruksi dan Rp 1,3 untuk peralatan di dalamnya. Adhyaksa mengaku tak tahu menahu mengenai penambahan anggaran yang sangat cepat ini.
(/lh)











































