"Stop pengiriman pembantu rumah tangga keluar negeri secepatnya," ujar anggota Komisi I DPR Muhammad Najib dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (18/12/2012).
Najib mengatakan sejak lama Komisi I DPR RI telah berkesimpulan dan merekomendasikan agar pengiriman PRT atau TKI sektor nonformal segera dihentikan. Pemerintah jangan takut berkurangnya remiten atau devisa yang disumbangkan oleh TKI.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Melihat penderitaan mereka di negeri orang sungguh menyayat hati, memilukan sekaligus memalukan," ucap Najib.
Terkait kasus Satinah, menurut Najib, penyelesaian masalah dengan membayar diyat (denda) bukanlah jalan keluar. "Satinah di Saudi Arabia kini hanya menunggu hari apakah nyawanya bisa terselamatkan atau tidak. Ratusan Satinah hanya menunggu giliran. Penyelesaian dengan membayar diyat bukanlah jalan keluar karena hanya akan mengundang lebih besar harga diyat dan lebih banyak lagi kasus yang muncul. Karena itu stop pengiriman pembantu rumah tangga keluar negeri segera," tuturnya.
(rmd/aan)











































