Sudin Peternakan Jakut Dalami Pemilik Bakso Daging Babi

Sudin Peternakan Jakut Dalami Pemilik Bakso Daging Babi

Prins David Saut - detikNews
Selasa, 18 Des 2012 08:52 WIB
Sudin Peternakan Jakut Dalami Pemilik Bakso Daging Babi
Foto: Ilustrasi
Jakarta -

Suku Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan Jakarta Utara masih mendalami pemilik daging oplosan yang mengandung daging babi. Pasalnya, hanya ditemukan komposisi sebesar 6,25 persen dari sampel yang diambil dari daging milik Yono.

"Awalnya agak ragu, karena presentase daging babinya hanya 6,25 persen. Kalau orang benar-benar niat mencampuri, buat apa sesedikit itu? Kalau mau cari untung kan bisa sampai 40 persen campurannya. Karena ini indikasinya terlalu kecil, kemungkinannya dugaan saya ada orang yang lebih dulu menggiling daging sebelum Pak Yono sehingga Pak Yono itu kesisaan," kata Kepala Seksi Pengawasan dan Pengendalian Sudin Peternakan Jakarta Utara, Nasir, pada detikcom, Selasa (18/12/2012).

Nasir melihat proses pembersihan peralatan jasa penggilingan yang disewa Yono kurang optimal. Sehingga sampel dari Yono terkontaminasi daging babi yang digiling sebelum Yono.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi sedikit nilainya, karena kalau saya lihat sistem penggilingannya tidak ada pencucian, dagingnya langsung dicemplungin dan diambil begitu saja pakai tangan. Jadi kurang dibersihkan," ujar Nasir.

Nasir menyebutkan pemilik jasa penggilingan daging yang disewa Yono juga tidak terlalu memperhatikan pelanggannya. Pemilik juga tidak mampu membedakan daging babi dan daging sapi yang telah dicacah.

"Kalau Surono kan menerima jasa penggilingan saja, siapa pun yang datang dia terima. Cuman untuk membedakan daging babi dan sapi mana bisa dia, karena daging di tempat dia sudah dicacah jadi susah dibedakan, untuk membedakan juga dia tidak hafal orangnya," ujar Nasir.

Nasir pun kembali mengambil sample dari tiga daging berbeda yang telah digiling oleh Surono pada Jumat (14/12) lalu. Nasir berjanji akan mengumumkan hasil dari sample baru ini paling lambat Rabu (19/12) besok.

"Untuk membuktikan betul atau tidak, saya ambil lagi sample. Karena waktu itu Jumat, kita selesai jam 10, kemudian kita antar hasilnya, belum keluar saat ini," tutup Nasir.

Seperti yang diketahui, Sudin Peternakan Jakarta Utara menemukan satu dari 16 sample daging oplosan untuk bakso yang mengandung daging babi pada Rabu (12/12) lalu. Sample tersebut diambil dari Yono saat menggiling daging untuk warung baksonya di tempat penggilingan milik Surono di Pasar Anyar Bahari.

(vid/rmd)


Berita Terkait