Amir Syamsuddin: Target PD di Pemilu 2014 Kualitas, Bukan Kuantitas

Amir Syamsuddin: Target PD di Pemilu 2014 Kualitas, Bukan Kuantitas

Ganesha Al Fath - detikNews
Selasa, 18 Des 2012 02:00 WIB
Amir Syamsuddin: Target PD di Pemilu 2014 Kualitas, Bukan Kuantitas
Jakarta - Dalam Silaturahmi Nasional (Silatnas) Partai Demokrat, Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) berpesan kepada kader partai agar legowo jika kalah dalam pemilu 2014 mendatang. Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat Amir Syamsuddin menilai pesan SBY tersebut lebih menitikberatkan kepada kualitas daripada kuantitas.

"Oh tidak juga. Itu lebih kepada konsolidasi seperti kita dengar yang diberikan Ketua Dewan Pembina (SBY) maupun jajaran Dewan Pimpinan Pusat Demokrat khsusnya Sekjen. Tahun 2014 yang diutamakan adalah kualitas dengan mengutamakan kualitas bukan lagi target angka tetapi kualitas. Oleh karena itu ketika Ketua Dewan Pembina mengingatkan tetap teralistis. Tapi kan bersifat sementara sembari menunggu evaluasi akhir 2012," ujar Amir saat berbincang dengan detikcom, Senin (17/12/2012).

Amir mengatakan sebagaimana pengalaman pemilu PD pada tahun 2004 dan 2009 yang lalu tentu berbeda dengan situasi dan kondisi politik di tahun 2014 saat ini. Namun sosok SBY dinilai tetap mempunyai peran dalam tercapainya target sukses pada pemilu 2014 mendatang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Namun faktor SBY akan tetap dominan dan menentukan dimana karenanya saya lebih condong pada target realistis yang ditetapkan SBY dengan cara hati-hati dan rendah hati," tuturnya.

Sebelumnya Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono masih optimis partainya akan berjaya di Pemilu 2014. Namun dia juga meminta kader PD untuk legowo jika partainya kalah.

"Jika kekuatan politik yang ada memenangkan partai politik lain, kita harus menerima dan lapang dengan jiwa besar," kata SBY dalam Silatnas Partai Dmeokrat, Sabtu (15/12) kemarin.

SBY mengatakan, kader PD harus bersiap untuk tidak lagi menjadi the rulling party (partai penguasa). Bahkan, PD harus bersiap untuk menjadi oposisi. "Kita tetap bisa berbuat untuk rakyat, baik bersama-sama di pemerintahan atau bertindak sebagai oposisi," sambung SBY.

(rmd/rmd)


Berita Terkait