"Oh tidak juga. Itu lebih kepada konsolidasi seperti kita dengar yang diberikan Ketua Dewan Pembina (SBY) maupun jajaran Dewan Pimpinan Pusat Demokrat khsusnya Sekjen. Tahun 2014 yang diutamakan adalah kualitas dengan mengutamakan kualitas bukan lagi target angka tetapi kualitas. Oleh karena itu ketika Ketua Dewan Pembina mengingatkan tetap teralistis. Tapi kan bersifat sementara sembari menunggu evaluasi akhir 2012," ujar Amir saat berbincang dengan detikcom, Senin (17/12/2012).
Amir mengatakan sebagaimana pengalaman pemilu PD pada tahun 2004 dan 2009 yang lalu tentu berbeda dengan situasi dan kondisi politik di tahun 2014 saat ini. Namun sosok SBY dinilai tetap mempunyai peran dalam tercapainya target sukses pada pemilu 2014 mendatang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono masih optimis partainya akan berjaya di Pemilu 2014. Namun dia juga meminta kader PD untuk legowo jika partainya kalah.
"Jika kekuatan politik yang ada memenangkan partai politik lain, kita harus menerima dan lapang dengan jiwa besar," kata SBY dalam Silatnas Partai Dmeokrat, Sabtu (15/12) kemarin.
SBY mengatakan, kader PD harus bersiap untuk tidak lagi menjadi the rulling party (partai penguasa). Bahkan, PD harus bersiap untuk menjadi oposisi. "Kita tetap bisa berbuat untuk rakyat, baik bersama-sama di pemerintahan atau bertindak sebagai oposisi," sambung SBY.
(rmd/rmd)











































