SBY-Kalla Janji Tegakkan Hukum di 100 Hari Pemerintahannya
Rabu, 22 Sep 2004 18:29 WIB
Jakarta - Umbar janji capres tidak hanya saat kampanye. Setelah menang dalam penghitungan suara sementara, SBY-Kalla pun juga mengumbar janji. Janji itu adalah di 100 hari pemerintahannya akan menegakkan supremasi hukum, termasuk di dalamnya mengadili para koruptor."Pertama kita akan tegakkan supermasi hukum. Lalu peningkatan ekonomi, misalnya dengan reformasi sektor perbankan dan meningkatkan sektor pendidikan," kata Jusuf Kalla menjawab pertanyaan wartawan di Pusat Tabulasi Nasional KPU di Hotel Borobudur, Rabu (22/9/2004). Para jurnalis menanyakan, apa yang akan dilakukan dalam 100 hari pemerintahannya.Namun pernyataan di atas, jauh berbeda ketika ditanya tentang langkah hukum apa yang dilakukan terhadap mantan Presiden Soeharto yang kasus korupsinya saat ini mengendap di kejaksaan. Jusuf Kalla tidak tegas dalam menjawab pertanyaan tersebut dan jawabannya cenderung tidak jelas. "Seperti yang kita ketahui pak Harto kendalanya adalah faktor kesehatan. Kita lihat perkembangannya bagaimana. Nanti kita lihat juga aspek hukumnya sampai dimana. Kami tetap percaya pengadilan akan berjalan sebaiknya-baiknya," kilah Kalla.Ditanya soal jatah berapa jatah menteri yang akan diberikan SBY kepadanya, Kalla menyatakan, baik dirinya dan SBY tidak punya jatah-jatahan kursi. "Yang penting adalah kabinet disusun untuk mencapai pemerintahan yang bersih. Kami belum menyusun personalia, masih menunggu hasil akhir," ungkapnya.Kalla menyatakan, dalam pemerintahannya nanti juga akan menempuh jalur rekonsiliasi jika terpilih nanti. "Siapa pun yang meninggalkan kursi kepresidenan tetap harus dihormati, sehingga proses serah terima kepemimpinan baru bisa berjalan. Itu yang kami maksud rekonsiliasi jadi bukan pembagian kursi," ungkapnya. Kalla juga tidak membantah soal rencana pemerintahannya membentuk, Badan Ketahanan Ekonomi Nasional. Saat ini dia tengah menyusun personilnya. "Saat ini baru proses mengumpulkan tokoh-tokoh mana saja yang kompeten di bidangnya. Orangnya jujur dan bersih," katanya.
(mar/)










































