Sumur Minyak Terbakar, Aktivitas Penambangan Liar di Langkat Berkurang

Sumur Minyak Terbakar, Aktivitas Penambangan Liar di Langkat Berkurang

Khairul Ikhwan - detikNews
Senin, 17 Des 2012 16:06 WIB
Sumur Minyak Terbakar, Aktivitas Penambangan Liar di Langkat Berkurang
Medan - Kebakaran salah satu sumur minyak liar, membuat aktivitas penambangan minyak mentah secara liar menurun di Langkat, Sumatera Utara (Sumut). Penambang khawatir adanya kebakaran baru.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Langkat, M Iskandarsyah menyebutkan, pihaknya terus mengimbau warga untuk tidak melakukan penambangan secara liar. Risiko kebakaran maupun bencana lainnya bisa terjadi karena penambangan itu.

"Sekarang, karena ada sumur minyak yang terbakar, memang berkurang aktivitas warga yang menambang," kata Iskandarsyah kepada wartawan di Langkat, Senin (17/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disebutkan Iskandarsyah, sejak lama Pemerintah Kabupaten Langkat sudah mengimbau warga tidak menambang minyak mentah ini. Masalahnya imbauan itu tidak digubris warga. Tindakan keras tidak mungkin dilakukan karena dikhawatirkan bakal menimbulkan pertikaian.

"Tujuannya, ya supaya tidak ada kebakaran seperti sekarang ini," kata Iskandarsyah.

Sumur minyak ilegal yang terbakar sejak Jumat (14/12/2012) itu berada di Dusun Proyek, Desa Buluh Telang, Kecamatan Padang Tualang, Langkat. Ada sekitar 3.000 sumur minyak kecil-kecil yang tersebar di Padang Tualang dan sekitarnya, dan selama ini dikelola secara ilegal oleh warga.

Rembesan minyak gampang muncul di sana, mulai dari halaman rumah hingga kebun. Minyak mentah yang berhasil dikumpulkan, kemudian dijual kepada penampung.

(rul/trw)


Berita Terkait