Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Kabupaten Langkat, M Iskandarsyah menyebutkan, pihaknya terus mengimbau warga untuk tidak melakukan penambangan secara liar. Risiko kebakaran maupun bencana lainnya bisa terjadi karena penambangan itu.
"Sekarang, karena ada sumur minyak yang terbakar, memang berkurang aktivitas warga yang menambang," kata Iskandarsyah kepada wartawan di Langkat, Senin (17/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tujuannya, ya supaya tidak ada kebakaran seperti sekarang ini," kata Iskandarsyah.
Sumur minyak ilegal yang terbakar sejak Jumat (14/12/2012) itu berada di Dusun Proyek, Desa Buluh Telang, Kecamatan Padang Tualang, Langkat. Ada sekitar 3.000 sumur minyak kecil-kecil yang tersebar di Padang Tualang dan sekitarnya, dan selama ini dikelola secara ilegal oleh warga.
Rembesan minyak gampang muncul di sana, mulai dari halaman rumah hingga kebun. Minyak mentah yang berhasil dikumpulkan, kemudian dijual kepada penampung.
(rul/trw)










































