Wanita berinisial DP (29) menderita luka parah karena dianiaya pembantu prianya di kediamannya di Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Pelaku berinisial C (16) memukuli DP dengan balok sehingga DP menderita luka parah dan harus mendapatkan 32 jahitan di bagian kepala.
"Dipukulinya pakai balok, selain itu pembantu itu juga sempat mencekik DP," kata Suharsya, salah seorang kerabat DP kepada detikcom, Senin (17/12/2012).
Suharsya mengatakan, selain menderita luka parah di kepala, tulang telapak tangan DP juga patah. "Sempat dirawat di RS selama 5 hari dan saat ini sudah pulang," katanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Warga kemudian menangkap C karena disangka maling dan diserahkan ke Polsek Pasar Minggu. Kebetulan saat itu ada keluarga yang mengenali C. Saat dibawa ke Polsek warga sempat memukuli C," katanya.
Suharsya mengatakan, sebelum pemukulan, DP sempat mengumpulkan empat pembantunya termasuk C. Para pembantu dikumpulkan karena ada perselisihan dan DP ingin mendamaikannya. "Waktu sore sempat dikumpulkan untuk disuruh salam-salaman," katanya.
Suharsya mengatakan, C baru dua bulan bekerja pada DP. DP tidak pernah marah atau memaki-maki C. Masalah gaji juga sudah dibayarkan dan tidak ada masalah. Selama bekerja C memang tertutup dan kurang bergaul dengan pembantu-pembantu lainnya.
"Dua hari sebelum pemukulan gaji sudah dibayar, C juga sudah dikasih uang untuk jajan," katanya.
(nal/nrl)











































