Irak Terus Bergolak, Bom Bunuh Diri Tewaskan 6 Orang
Rabu, 22 Sep 2004 16:06 WIB
Jakarta - Irak terus bergolak. Serangan bom bunuh diri dan kontak senjata antara pasukan AS dengan gerilyawan Irak kembali terjadi. Seorang pengebom bunuh diri meledakkan bom mobil di distrik bisnis Al-Jamiyah di ibukota Baghdad, hari Rabu pagi waktu setempat. Akibatnya, sedikitnya 6 orang tewas dan 54 lainnya luka-luka. Demikian diungkapkan Dr. Mohammed Salaheddin dari Rumah Sakit Yarmouk, seperti dilansir Associated Press, Rabu (22/9/2004). Tubuh-tubuh berlumur darah, pecahan kaca dan puing-puing memenuhi jalan di kawasan Al-Jamiyah. Warga setempat dan para pekerja kemanusiaan bekerja mengumpulkan potongan-potongan tubuh korban yang berserakan di jalan.Sedikitnya 13 kendaran di lokasi juga hancur total akibat pengeboman ini. Kepolisian Irak dan pasukan AS dengan cepat mengamankan daerah tersebut. Pejabat Kementerian Dalam Negeri Irak Kolonel Adnan Abdul-Rahman mengatakan bahwa ledakan disebabkan oleh pengebom bunuh diri.10 Orang Tewas dalam Gempuran ASSementara di daerah Irak lainnya, pesawat-pesawat tempur dan tank-tank perang AS terlibat bentrokan ganas dengan kelompok gerilyawan pimpinan ulama radikal Syiah Muqtada al-Sadr. Insiden ini terjadi di pinggiran Sadr City. Pertempuran yang meletus Rabu pagi waktu setempat itu menewaskan setidaknya 10 orang dan melukai 92 lainnya. Demikian disampaikan Qassim Saddam dari Rumah Sakit Imam Ali di Sadr City. Beberapa helikopter Apache AS ikut serta dalam gempuran tersebut. Salah satu helikopter terkena tembakan kelompok gerilyawan, namun berhasil kembali ke pangkalannya. Sejauh ini belum ada laporan mengenai jumlah korban di pihak militer AS.
(ita/)











































