"Saya prihatin sekali dan mengecam itu. Harusnya dia diberi perlindungan dan bantuan," kata Musni kepada detikcom, Sabtu (15/12/2012).
Musni mengatakan, hal tersebut merupakan cara pandang yang salah dan perlu dikoreksi. Rakyat kecil semakin dikecilkan dengan tidakan diskriminatif ini. Menurutnya keadilan itu bukan hanya milik orang kaya saja, orang miskin juga punya hak untuk mendapatkan keadilan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Musni, sebaiknya MA mencontoh Jokowi dalam memberikan pelayan bagi masyarakat. Pemerintah harus menjadi pelayan bagi masyarakat. Musni berharap insiden seperti ini jangan sampai terulang lagi
"Contohlah Jokowi itu memberi pelayanan dan apresiasi dalam masyarakat," ucap doktor bidang sosiologi pembangunan Universitas Kebangsaan Malaysia ini.
Kasdi tidak bisa masuk ke gedung MA karena diusir satpam gara-gara memakai sandal dan tidak berkemeja, Kamis (13/12/12). Padahal dirinya datang dari kampung dengan menjual ayam dan sepeda ontel kesayanganya untuk ongkos ke Jakarta guna menanyakan berkas perkara anaknya.
Atas pengusiran satpam ini, pihak MA mengaku terjadi salah paham. Kepala Bagian Hubungan Antar Lembaga MA David Simanjuntak akan menindaklanjuti kasus ini.
"Prinsipnya kita ada peraturan perkantoran. Kalau lewat depan memang tidak boleh, yang pakai kalung (emas) panjang banyak, juga enggak bakal boleh masuk. Paling enggak rapi, kan ada area publik. Misalkan diantarkan ke Humas, itu boleh pakai sandal," kata David saat dimintai konfirmasi.
(slm/rvk)











































