Diisukan Temui Taufiq Kiemas, SBY Malah Makan di Puncak

Diisukan Temui Taufiq Kiemas, SBY Malah Makan di Puncak

- detikNews
Rabu, 22 Sep 2004 15:42 WIB
Bogor - Setelah dipastikan akan menjadi presiden baru, isu merebak SBY akan bertemu dengan Taufiq Kiemas. Kabarnya, keduanya akan bertemu di Istana Bogor. Namun, setelah dikuntit, eh...ternyata SBY malah makan di restoran Raffless di Cisarua, Puncak, Bogor. Setelah 'bertapa' di dalam rumahnya pada Selasa (21/9/2004) kemarin, hari ini, Rabu (22/9/2004) SBY mulai menampakkan dirinya. Dia pun menemui wartawan yang selalu stand by setiap hari di rumahnya, Puri Cikeas Indah, Gunung Putri, Bogor. Namun, SBY tidak mau mengeluarkan statement apa pun. SBY juga pagi tadi juga menerima para karyawan PT DI yang dipecat. Para karyawan PT DI ini sengaja berkonvoi ke rumah SBY untuk menyampaikan aspirasinya. Setelah itu, SBY juga menemui rombongan guru di sekitar Cikeas dan bersama-sama makan mie ayam. Setelah itu, SBY masuk ke dalam rumahnya kembali. Siang datang, isu pun muncul. Kabar berhembus keras bahwa SBY akan bertemu dengan Taufiq Kiemas, suami Presiden Megawati. Isu ini sebenarnya sudah beredar sejak Senin (20/9/2004) malam. Namun, isu kali ini agak meyakinkan. Ada dua tempat yang kemungkinan akan dijadikan tempat pertemuan SBY dengan Taufiq. Bila tidak di Istana Bogor, ya di Hotel Four Seasons (Regent). Wartawan pun menanti kebenaran isu itu. Siapa tahu, SBY muncul dan meninggalkan rumahnya. Dan benar. Pukul 13.30 WIB, sejulah pengawal tampak bersiap-siap dan menyiapkan mobil BMW X 5 warna abu-abu. Tak lama kemudian, SBY bersama istrinya, Ny Kristiani masuk ke dalam mobil BMW itu dan meninggalkan rumahnya. SBY mengenakan baju batik warna merah lengan panjang. Dugaan wartawan, SBY benar akan menemui Taufiq. SBY juga tampak mengenakan baju rapi. Apalagi, kemudian bergerak mengikuti SBY, tiga buah mobil, masing-masing VW Caravelle, Toyota Land Cruiser, dan Toyota Alphard warna hitam. Di dalam ketiga mobil terakhir itu, terlihat para tim suksesnya, seperti Rachmat Witoelar, Erna Witoelar, M Lutfi, Mayjen (purn) Djali Yusuf, dan Heru Lelono. Dua mobil Terrano warna hitam, yang ditumpangi para satgas dan pengawal SBY juga mengawal mereka. Dua voorijder juga telah bergerak di barisan paling depan. Sejumlah wartawan mengikuti pergerakan SBY ini. Ada indikasi, isu itu benar. Soalnya, rombongan SBY menuju tol ke arah Bogor. Namun, rupanya perkiraan wartawan meleset. Rombongan SBY tidak berbelok ke arah pintu tol Bogor, namun melaju terus ke arah Puncak. Sejumlah wartawan pun mengikutinya. Dan rombongan SBY baru berhenti di Restoran Raffles, Cisarua. Kontan saja, kedatangan SBY itu membuat para pelayan dan tamu di rumah makan itu kaget. Mereka kontan berlompatan dan berebut salaman dengan SBY. Para tamu yang sedang makan juga berfoto bersama. Sampai pukul 15.30 WIB, SBY dan rombongan masih menikmati makanan di restoran itu. Rahmat Witoelar saat ditemui wartawan, membantah akan ada pertemuan SBY dengan Taufiq. "Seharian saya bersma Pak SBY. Anda lihat sendiri kan tidak ada konfirmasi tentang pertemuan dengan Taufiq Kiemas. Kita ke sini benar-benar mau makan, bukan mau kabur. Bilangin itu yang ngasih informasi, jangan ngacau," kata dia sambil tersenyum.Sementara Heru Lelono mengaku memang dirinya mendengar informasi Taufiq akan bertemu SBY. Namun, isu itu tidak benar. SBY ke Puncak, hanya memang ingin mencari tempat makan. "Bapak pusing di rumah terus, Bapak ingin jalan-jalan," kata dia. (asy/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini