Kemlu: Tak Ada WNI Jadi Korban Penembakan di SD Sandy Hook

Kemlu: Tak Ada WNI Jadi Korban Penembakan di SD Sandy Hook

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 15 Des 2012 11:41 WIB
Jakarta - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) memastikan tidak ada warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam tragedi penembakan di sebuah sekolah dasar di Connecticut, Amerika Serikat (AS). Namun demikian, pihak konsulat jenderal RI di New York terus memantau perkembangan kasus tersebut.

Penembakan brutal tersebut terjadi di SD Sandy Hook yang berada di kota Newtown, Connecticut, AS. Menurut Direktur Informasi dan Media Kemlu PLE Priatna, segera setelah insiden tragis tersebut terjadi, pihak KJRI New York menghubungi para WNI yang tinggal di dekat wilayah tersebut.

"Diperoleh informasi bahwa sejauh ini tidak ada masyarakat kita yang menjadi korban dari insiden tersebut," jelas Priatna dalam rilis yang diterima detikcom, Sabtu (15/12/2012).

Lebih lanjut, Priatna menyatakan, KJRI New York yang paling dekat dengan wilayah Connecticut, terus memonitor perkembangan kasus ini.

Aksi penembakan brutal terjadi di SD Sandy Hook, Newtown, Connecticut, AS, pada Jumat (14/12) waktu setempat. Penembakan ini menewaskan total 27 orang, terdiri atas 20 anak-anak dan 7 orang dewasa termasuk pelaku.

Pelaku penembakan bernama Adam Lanza. Pelaku yang masih berusia 20 tahun masuk ke dalam ruang kelas dan melepas tembakan secara membabi buta, kemudian bunuh diri. Sebelum pergi ke SD Sandy Hook, Adam menembak mati ibunya sendiri di rumah mereka.

(nvc/gah)


Berita Terkait