Kepala Layanan Operasi PT Pertamina E&P, Field Pangkalan Susu, Daniel Munthe menyebutkan, satu unit mobil damkar bantuan perusahaan itu sudah tiba di sekitar lokasi, namun tidak bisa masuk.
“Kami sudah mendatangkan satu unit mobil pemadam berikut 8 personel pemadam, 6 personel keamanan serta 2 personel lainnya. Namun sampai saat ini kami tidak bisa masuk mengingat memang tidak ada akses ke lokasi sepanjang 300 meter,” tukas Daniel Munthe dari lokasi kejadian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sumur minyak ilegal yang terbakar itu berada di Dusun Proyek, Desa Buluh Telang, Kecamatan Padang Tualang, Langkat. Kebakaran itu terjadi sejak Jumat pagi sekitar pukul 06.15 WIB dan menyebabkan tujuh orang penambang minyak liar terbakar.
Kendati yang terbakar ini sumur minyak ilegal, tetapi PT Pertamina E&P, Field Pangkalan Susu bersedia membantu mengirimkan tim pemadam kebakaran dengan pertimbangan sosial, untuk mengatasi kecemasan masyarakat sekitar.
(rul/fdn)











































