Kapolri Tak Tahu Menahu soal Rencana Pre-emptive Australia

Kapolri Tak Tahu Menahu soal Rencana Pre-emptive Australia

- detikNews
Rabu, 22 Sep 2004 15:02 WIB
Jakarta - Kapolri Jenderal Da'i Bachtiar mengaku tak tahu menahu soal rencana pre-emtive strike (serangan mendahului) Australia kepada negara sarang teroris, termasuk Indonesia."Saya belum tahu apa yang dimaksudkan persisnya oleh Australia. Sebab kalau saya berkomunikasi dengan Komisaris AFP (polisi Australia-red), tidak pernah berbicara hal itu. Jadi saya tidak tahu apa yang dimaksud," jawab Kapolri usai mengikuti rakor polkam di kantor Menko Polkam, Jl.Medan Merdeka Barat, Jakpus, Rabu (22/9/2004).Pada Senin (20/9) lalu, PM Howard menyatakan tidak segan-segan melancarkan serangan secara sepihak. Menlu Downer menambahkan, Indonesia, Filipina, Malaysia atau Singapura, tidak akan menjadi serangan itu."Bila perlu, Australia akan menyerang "negara-negara gagal" yang tidak mampu mengaaawasi dirinya sendiri," urainya. "Tentu saja kami tidak akan menyerang Indonesia tanpa persetujuan Indonesia," sambungnya. Dan untuk melancarkan idenya itu, akan ditempatkan tim antiteroris di Indonesia dan Filipina. Lebih lanjut Kapolri menyatakan, kalau ada kerja sama dengan Australia, itu adalah tukar-menukar informasi atau kerjasama dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas."Artinya, membangun SDM atau dalam bentuk peralatan. Itu yang selalu dilakukan dalam setiap kerjasama. Kalau soal operasional, jelas masing-masing dari kita memiliki kedaulatan sendiri-sendiri. Jadi saya tidak tahu apa yang dimaksudkan itu," tegas Kapolri."Kalau pembicaraan lewat jalur diplomatik, yang jelas itu Deplu. Tapi kalau teknis, itu dengan kami yaitu expert yang kita minta untuk membantu," demikian Kapolri. (nrl/)


Berita Terkait