"Kedua korban hanyut adalah Dasian (70) dan Sinis (35). Sementara 600 jiwa mengungsi ke tempat yang lebih aman," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Penanggulangan Nasional Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho, dalam pesan singkat yang diterima detikcom, Jumat (14/12/2012).
Diungkapkan Sutopo, BPBD Kabupaten Solok telah berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Sumbar dan SKPD terkait untuk pendataan dan penanganan darurat. Pihaknya juga telah menyediakan pelayanan kesehatan bagi warga yang terkena dampak banjir bandang termasuk penyediaan air bersih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banjir bandang ini menurut Sutopo tidak hanya mengakibatkan korban jiwa. Banjir juga dilaporkan mengakibatkan kerugian materi seperti 75 unit rumah rusak kategori berat, 100 unit rumah rusak kategori ringan dan 2 rumah hanyut. Banjir juga dilaporkan merusak sarana dan prasarana seperti 2 unit sekolah rusak berat dan 1 jembatan rusak berat.
Sementara diinformasikan, kebutuhan mendesak bagi para korban banjir bandang adalah logistik dan peralatan.
(mei/lh)










































