"Pecat Ruhut, pecat Ruhut!" teriak sejumlah peserta, Jumat (14/12/2012).
Saat itu Ketum PD Anas Urbaningrum tengah melakukan pidato di depan kader PD. Kedatangan Ruhut pun sempat membuat heboh. Dengan percaya diri dia memberi lambaian tangan ke arah peserta Silatnas. Kemudian dia duduk di depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapa yang berani pecat saya!" kata Ruhut kepada wartawan.
Ruhut sejatinya hendak memberi keterangan soal pemecatan dan pengusirannya dari ruang rapat. Tapi Satgas PD tak memberikan kesempatan. Bahkan, dengan tidak simpatik seorang Satgas PD sempat menarik tangan seorang kameramen TV. Kericuhan sempat terjadi sebelum akhirnya dipisahkan.
Kemudian, Ruhut dibawa keluar arena Silatnas. Dia dibawa ke musala, lalu dibawa pergi dari lokasi. Sedang wartawan yang kembali ke ruang Silatnas tidak bisa lagi memasuki acara.
Pihak keamanan memberitahu bahwa tengah digelar rapat tertutup. Anas memimpin langsung rapat itu. "Kita cari kader, kita cari kader," sayup-sayup terdengar ucapan dari dalam ruang rapat.
(ndr/nrl)











































