"Mereka diamankan diduga sebagai pelaku anarkis, pengrusakan dan provokator. Mereka adalah perangkat desa dari asalnya masing-masing," jelas Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto melalui pesan singkat kepada wartawan, Jumat (14/12/2012).
Berikut nama-nama 23 orang yang diamankan tersebut:
1. Arbain, 28 th, Tegal.
2. Doryono, 47 th, Tegal
3. Supriyadi, 34 th, Ciamis.
4. M suriawan, 32 th, Ciamis.
5. Sunyono, 43 th, Simalungun Sumut.
6. Feri Kurniawan, 40 th, Deli Serdang.
7. Nuryana Wisma Sahara, Indramayu.
8. Rohisun, 38 th, Brebes.
9. Daryono, 45 th, Brebes.
10. Hilana Abdul Ahid, 29 th, Ciamis.
11. Hafiudin, 47 th, Deli Serdang.
12. Cholidin, 34 th, Kebumen.
13. Amat Saryono, 29 th, Purworejo.
14. Sodikun, 31 th, Tegal.
15. Ali Sobichi, 37 th, Tegal.
16. H. Tarkani AZ, 45 th, Indramayu.
17. Puad, 45 th, Tangerang.
18. Ismanto, 34 th, Boyolali.
19. Romadho, 34 th, Purworejo.
20. Budi Muliyadi, 43 th, Deli Serdang.
21. Sumartono, 37 th, Purworejo.
22. Carsa, 58 th, Ciamis.
23. Lantur Giono, 43 th, Tulung Agung.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa pendemo yang merupakan aparat perangkat desa sebelumnya berunjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI. Massa sempat melakukan pemblokiran ruas tol dalam kota yang mengarah ke Tomang, Jakarta Barat. Demo yang berlangsung anarkis ini dibubarkan polisi dengan cara menembakkan gas air mata.
(mei/aan)











































