Ahok: MRT Baru Bisa Jalan kalau di Fatmawati Sudah Beres

Ahok: MRT Baru Bisa Jalan kalau di Fatmawati Sudah Beres

Rini Friastuti - detikNews
Jumat, 14 Des 2012 16:56 WIB
Ahok: MRT Baru Bisa Jalan kalau di Fatmawati Sudah Beres
Jakarta - Proyek Mass Rapid Transit (MRT) yang menjadi program andalan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi) masih terganjal banyak hal. Salah satunya penolakan para pedagang di pasar-pasar di Jl Fatmawati, termasuk Pasar Blok A di Jl Panglima Polim. Apabila sudah mencapai kata sepakat antara Pemprov dan pedagang, maka dipastikan MRT akan segera jalan.

"Kita mau ketemu Pak Menko Perekonomian sebentar. Terus hari Senin dirut MRT akan datang, kalau dia ngomong di Fatmwati beres nanti bisa langsung tanda tangan. Kalau tidak selesai kan bisa terbengkalai lagi," ujar Wagub DKI Jakarta Basuki T. Purnama (Ahok) di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (14/12/2012).

Sementara itu mengenai monorel, pihaknya sudah bertemu dengan PT Jakarta Monorel untuk membahas mengenai pendanaan pembangunan modaangkutan massal itu. Pemprov DKI, menurut Ahok, akan memberi batas maksimal untuk penganggaran selama 5 tahun, dengan anggaran per tahun mencapai Rp 200 miliar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jumlah segitu kalau penumpang tidak tercapai. Kalau penumpang tercapai, tentu tidak perlu sampai segitu. Maksimal kita tentukan untuk penganggaran 5 tahun," terang Ahok.

Sekitar 100 orang pedagang pasar tradisional Blok A, pasar Mede dan Cipete sempat berdemo karena memprotes rencana Pemprov DKI membangun jalur Mass Rapid Transit (MRT) pada Rabu (12/12/2012) lalu. Konsep jalur layang yang melintasi Jl Fatmawati-Panglima Polim dikhawatirkan akan membuat mereka digusur dari tempat usaha mereka selama ini.


Β 

(riz/nrl)


Berita Terkait