Penghargaan yang bernama Adhi Karya pangan tersebut disampaikan SBY di Istana Negara, Jl Veteran, Jakarta, Jumat (14/12/2012). Hadir dalam acara itu, SBY dan Ibu Ani Yudhoyono, mentan Suswono dan sejumlah menteri KIB II.
Di dalam laporannya, Suswono mengatakan, 75 tokoh penerima penghargaan tersebut berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari gubernur, hingga tokoh-tokoh desa di seluruh Indonesia.
Penerima penghargaan terbagi dalam 5 kategori, yakni: pembina ketahanan pangan, pelopor ketahanan pangan, pelayanan ketahanan pangan, pelaku pembangunan ketahanan pangan dan pemangku ketahanan pangan.
"Mereka terdiri dari tokoh masyarakat untuk mewujudkan kedaulatan dan kemandirian," kata Suswono.
Tak hanya itu, penghargaan juga disampaikan pada 52 petani yang berjasa bagi ketahanan pangan. Sementara untuk gubernur, yang mendapat penghargaan adalah gubernur Jatim Sukarwo, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Gubernur Jateng Bibit Waluyo, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur NTB Zainul Majdi dan Gubernur Lampung Sjahroedin JP.
Setelah dilaporkan Suswono, para penerima penghargaan langsung maju untuk bertemu SBY. Plakat pun diberikan satu per satu.
Ada kejadian yang menggelitik SBY ketika proses penyerahan penghargaan. Ada salah seorang tokoh desa penerima penghargaan, berjalan ke arah SBY dengan gaya militer. Tangan dan kakinya berjalan seiring bak seorang pasukan baris berbaris. Hadirin pun tertawa.
Usai penyerahan plakat, tak lupa SBY memberikan arahan. Menurut SBY, persoalan pangan adalah masalah penting di Indonesia.
"Kalau menyangkut pangan ini lain, kita semua memerlukan pangan. Bangsa yang kuat adalah bangsa yang memiliki ketahanan pangan pula," ucap SBY yang berbatik hitam.
(mad/lh)











































