Hercules Ternyata Korlap Aksi Demo Kades di DPR

Hercules Ternyata Korlap Aksi Demo Kades di DPR

- detikNews
Jumat, 14 Des 2012 13:06 WIB
Hercules Ternyata Korlap Aksi Demo Kades di DPR
Jakarta - Polda Metro Jaya punya versi sendiri atas munculnya Hercules membubarkan pendemo yang menutup tol dalam kota. Ternyata, Hercules menjadi salah satu koordinator aksi (korlap) yang diminta polisi untuk menertibkan pendemo.

"Jadi sebelum kita melakukan tindakan tegas terhadap massa, kita lakukan diskusi dulu terhadap masing-masing korlap dari massa itu sendiri dan kebetulan Hercules adalah korlap salah satu elemen massa yang berdemo," kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto kepada detikcom, Jumat (14/12/2012).

Rikwanto mengungkapkan, polisi telah berada di lokasi sebelum massa bergerak ke depan DPR. Untuk mengamankan aksi aparatur desa ini, Polda Metro Jaya menerjunkan kekuatan sebanyak 5.254 personel yang disebar ke beberapa objek vital.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jadi bukan berarti Hercules yang mengamankan demo dan kita diam saja. Kita selalu siap siaga dan pendekatan terhadap para korlap merupakan salah satu SOP yang harus dijalankan sebelum ada tindakan tegas terhadap massanya itu sendiri," papar Rikwanto.

Aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI ini terdiri dari
dua elemen yakni Persatuan Perangkat desa Indonesia (PPDI) dan Asosiasi Perangkat Desa Indonesia (APDETI). Nah, korlap massa APDETI ini adalah Hercules.

"Jadi yang unjuk rasa itu ada dua, dari PPDI dan APDETI. Nah
APDETI beberapa hari lalu meminta Hercules untuk jadi korlap pengunjuk rasa dari APDETI. Jadi kaitannya Hercules di situ adalah sebagai korlap APDETI," katanya.

Rikwanto menuturkan, unjuk rasa berlangsung tertib dan lancar. Namun,menjelang siang hari, massa mulai menunjukkan eforia.

"Jadi kaitan dia turun ke depan gedung DPR itu karena dia korlap sehingga tadi ada formasinya yang belum diatur, ada yang eforia, ada yang sok-sokan ke jalan tol. Nah karena diketahui korlap dari APDETI dan PPDI itu kita kita tindak sehingga kita minta korlap untuk menertibkan massanya sebelum ada tindakan tegas dari polisi," urai Rikwanto.

Seperti diberitakan, aksi unjuk rasa di depan gedung DPR/MPR RI sempat diwarnai aksi pemblokiran ruas tol dalam kota dan jalan arteri. Hercules selaku koordinator lapangan dari massa APDETI menertibkan massa untuk tidak turun ke ruas tol sehingga lalu lintas di jalan berbayar itu kembali lancar.


(aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads