"Kita mengajak berpikir cerdas, tidak egois. Jangan hanya karena segelintir orang, jutaan orang menjadi korban," jelas Chryshnanda saat dikonfirmasi, Jumat (14/12/2012).
Dia pun kemudian mengambil keputusan untuk membuka blokir tol yang dilakukan perangkat desa. Nah, saat membuka blokir itu kemudian ada dari pihak sipil, kelompok Hercules yang datang memberi bantuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kemacetan yang disebabkan karena blokir akan berimbas pada social cost yang mahal. Akses masyarakat tersumbat sehingga pertumbuhan dan perkembangan ekonomi juga terhambat.
"Kita memberikan ruang bagi masyarakat dan warga, tapi jangan melakukan pengrusakan dan pemblokiran jalan," urainya.
Chryshnanda juga para meminta perangkat desa juga memperhatikan kepentingan masyarakat lain.
(ndr/gah)










































