Hamzah: Ibu Mega Tidak Risau, Siapa Tahu Ada Mukjizat
Rabu, 22 Sep 2004 13:40 WIB
Jakarta - Berharap mukjizat pasti lah gampang-susah mendapatkannya. Tapi yah, siapa tahu nyantol ke Mega-Hasyim. Mega pun tidak risau kalau kalah."Selama perhitungan suara belum selesai, siapa tahu ada mukjizat. Anda harus tahu, bisa saja sesuatu itu tiba-tiba terjadi."Demikian harapan Ketua Umum PPP Hamzah Haz yang juga Wapres usai menemui Presiden Mega yang juga capres PDIP di Istana Negara Jakarta, Rabu (22/9/2004).Kedatangan Hamzah menemui Mega bersifat mendadak karena di luar jadwal protokoler kenegaraan. Pertemuan berlangsung sekitar 30 menit sejak pukul 12.00 WIB.Jadi hanya bisa menunggu mukjizat nih? "Kata saya, pengandaian begitu kalau perhitungan suara belum final seperti sekarang," jelas Hamzah.Sikap Mega terhadap hasil sementara Pilpres putaran dua? "Saya bisa simpulkan, Ibu tak ada sesuatu yang dirisaukan kalau kalah. Kalau memang Pemilu dilakukan dengan bersih, jujur, adil, tanpa dibumbui kecurangan," ungkapnya.Hamzah mengaku pihaknya sudah siap kalau perhitungan suara masih pada posisi sekarang ini, di mana Mega-Hasyim bukan pada posisi jawara. Tapi kalau memang dilakukan secara benar-benar bersih, tanpa money politics, tentu saja tidak masalah.Penilaian Anda terhadap SBY? "Anda saja lah, masak saya lagi yang harus menilai. Saya kira, Ibu Mega waktu mengangkat SBY dulu, yang bersangkutan memenuhi persyaratan sebagai pemimpin. Tak mungkin yang jadi menteri itu yang tidak acceptable dan tak mempunyai kredibilitas," tuturnya.Sudah ada rencana mengucapkan selamat kepada SBY-JK? "Belum. Ibu Mega nanti akan memberikan pernyataan resmi kalau perhitungan suara secara resmi sudah selesai," ujar Hamzah.Ditanya mengenai posisi politik PPP sekarang, Hamzah berkilah dan hanya mengatakan, sampai hari ini sama dengan kemarin. Seandainya ada yang membelot ke SBY-JK, maka kader tersebut harus memilih partai atau SBY-JK.
(sss/)











































