Pedagang Berharap Masyarakat Tak Risau Santap Bakso

Pedagang Berharap Masyarakat Tak Risau Santap Bakso

- detikNews
Kamis, 13 Des 2012 19:43 WIB
Pedagang Berharap Masyarakat Tak Risau Santap Bakso
Jakarta - Bakso sudah menjadi makanan keseharian masyarakat Indonesia. Tapi kini tengah muncul persoalan, ada bakso sapi yang dicampur dengan daging babi. Ada 2 pedagang yang dipergoki melakukan perbuatan itu.

Nah, menyikapi tindakan 2 pedagang yang dianggap tak bertanggung jawab itu, Asosiasi Pedagang Mie dan Bakso (APMISO) meminta masyarakat tak memukul rata. Pedagang yang berbuat seperti itu hanya segelintir saja.

"Itu tidak mewakili seluruh pedagang bakso. Ada 3,5 juta pedagang bakso di Indonesia, masyarakat tidak perlu khawatir," jelas Ketua APMISO Tri Setyo Budiman dalam keterangannya, Kamis (13/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tri yang juga pengusaha bakso ini menjelaskan, dirinya sudah melakukan pengecekan ke lapangan. Dia juga meminta agar anggotanya melakukan pengawalan kepada seluruh anggota agar tidak ada oknum-oknum yang berbuat seperti itu.

"Kita juga berharap agar pemerintah melakukan langkah cepat dengan membanjiri pasar dengan daging sapi dengan harga murah, agar tidak ada penyelewengan," jelasnya.

Kasus bakso daging babi ini pun sudah mulai dirasakan sejumlah penggilingan. Sudah mulai berkurang pedagang yang menggiling baksonya.

Kemudian dia juga mengimbau agar para pedagang, kalau daging sapi mahal, bisa dicampur dengan daging ayam yang lebih murah dan bisa diterima pelanggan muslim.

"Kita juga mengimbau kalau ada yang berdagang bakso babi ya ditulis, bakso babi. Kita kan tidak memungkiri ada juga pelanggan yang bisa menikmati bakso itu," urainya.

(ndr/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads