4 Perlawanan Bupati Garut Aceng Fikri

4 Perlawanan Bupati Garut Aceng Fikri

Rachmadin Ismail - detikNews
Kamis, 13 Des 2012 14:24 WIB
4 Perlawanan Bupati Garut Aceng Fikri
Jakarta - Bupati Garut Aceng HM Fikri tak mau mundur meski sudah didesak sejumlah pihak. Dia bahkan siap melawan sambil menebar ancaman.

Sejak sepakan terakhir, sedikitnya ada sejumlah ancaman yang sudah disampaikan Aceng langsung maupun melalui kuasa hukumnya. Masalah ini sepertinya tak akan selesai dalam waktu singkat.

Berikut empat bentuk perlawanan Aceng terkait desakan mundur:

Warning Ada Kerusuhan di Garut

Lewat pengacaranya, Aceng memperingatkan adanya bahaya kerusuhan dari pendukung yang tidak terima bila bupati Garut itu dilengserkan DPRD. Kekhawatiran ini bisa terjadi karena Aceng punya basis massa besar.

Pengacara Aceng, Eggi Sudjana, mengatakan, kekhawatiran itu sudah terlihat saat aksi demo beberapa waktu lalu. Ada massa pro dan kontra Aceng yang berhadapan.

Eggi pun merapat ke Aceng guna mencegah kerusuhan di Garut. Sebagai orang Sunda, Eggi tak ingin di Garut terjadi aksi kekerasan. Eggi juga bukan mengancam, hanya memberi peringatan.

Kapolres Garut menanggapi dingin peringatan itu. Dia menegaskan, bila memang terjadi kerusuhan, maka pihaknya sudah bisa mendeteksi dalangnya.

Gugat Anggota DPRD Garut

Kubu Bupati Garut Aceng Fikri siap melawan DPRD Garut dari upaya pelengseran. Pengacara Aceng, Eggi Sudjana, siap membawa kasus ini ke ranah pidana.

Eggi mengingatkan seluruh anggota DPRD Garut agar menghormati UUD 1945. Pernikahan Aceng itu, sesuai pasal 29 UUD, melaksanakan kewajiban agama. Hal itu lebih baik dilakukan daripada berzina.

Mengenai pencatatan pernikahan belum dilakukan, Eggi beralasan, karena kata cerai telah diputuskan Aceng.

Presiden dan Pejabat Pusat Jangan Bicara

Kubu Bupati Aceng Fikri meminta pejabat di tingkat pusat tak lagi berkomentar soal kasus pernikahan Aceng dengan Fany Octora (18). Proses politik di DPRD Garut tengah bergulir. Semua pihak diminta menahan diri untuk berkomentar.

"Harus jangan banyak bicara, Mendagri, Presiden, menteri. Ini kan lagi proses politik di DPRD," kata pengacara Aceng, Ujang Sujai.

Ujang menegaskan, perselisihan itu dipicu hal yang prinsip. Bupati Aceng berpikiran kalau dipertahankan rumah tangganya tidak akan langgeng.

Melawan Mendagri

Bupati Aceng Fikri disarankan Mendagri Gamawan Fauzi mundur. Gamawan beralasan, dengan mundur polemik politik di Garut akan cepat selesai. Namun, kubu Aceng menegaskan, tak mungkin ada pengunduran diri.

Mendagri dinilai Ujang berbicara tidak pada tempatnya. Ujang menyarankan Mendagri menghormati proses politik yang ada di Garut.

Ujang menguraikan, apa yang dilakukan Aceng tidak melanggar UU Perkawinan, sebenarnya kliennya itu berniat mendaftarkan nikah siri dengan Fany Octora (18) di Kantor Urusan Agama (KUA).
Halaman 2 dari 5
(mad/nwk)


Berita Terkait