Akbar Diminta Mundur oleh 9 Fungsionaris Golkar yang Dipecat

Akbar Diminta Mundur oleh 9 Fungsionaris Golkar yang Dipecat

- detikNews
Rabu, 22 Sep 2004 11:59 WIB
Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Akbar Tandjung diminta segera mundur oleh 9 fungsionaris Golkar yang telah dipecat. Akbar dinilai menciderai citra Golkar."Karena kegagalan dan kerugian yang dituai oleh Golkar adalah tanggung jawab tunggal, dan sepenuhnya dari Akbar. Sebagai pertanggungjawabannya, tanpa menunggu bulan Desember 2004 (Munas Golkar), sudah seharusnya Akbar mengundurkan diri dalam waktu yang sesingkat-singkatnya."Demikian pernyataan tertulis yang ditandatangai 9 fungsionaris Golkar yang telah dipecat. Pernyataan itu dibagikan dalam jumpa pers Forum Pembaharuan Partai Golkar yang digelar di Gedung DPR/MPR Jakarta, Rabu (22/9/2004). Ironisnya, Akbar yang juga ketua DPR sedang berkantor di lokasi yang sama.Kesembilan orang tersebut adalah Fahmi Idris, Marzuki Darusman, Burhanuddin Napitupulu, Anton Lesiangi, Yuslin Nasution, Juniwati M Sofwan, Abu Hasan Sazili, Abu Hanifah, dan Firman Subagyo.Disebutkan dalam pernyataan tertulis itu, hasil Pilpres putaran dua yang dimenangkan SBY-JK telah menunjukkan keputusan Rapim ke-9 Golkar sama sekali tidak dapat dicapai secara menyeluruh."Sebagai akibat dari kegagalan kebijakan yang diambil setelah mendengarkan penjelasan tunggal dan arahan dari Akbar selaku ketua umum Golkar yang bertanggung jawab sepenuhnya atas kebenaran atau ketidakbenarannya, telah menurunkan citra dan posisi Golkar dengan sangat tajam dan cidera yang luar biasa," demikian pernyataan kesembilan orang tersebut. (sss/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini