Pemilik Tinggalkan Kios Pengoplos Bakso Babi di Priok

Pemilik Tinggalkan Kios Pengoplos Bakso Babi di Priok

Ferdinan - detikNews
Kamis, 13 Des 2012 12:47 WIB
Jakarta - Sebuah tempat pengolahan daging baso di Pasar Anyar Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, terindikasi mengoplos dengan daging babi. Petugas yang langsung turun ke lokasi menemukan tidak ada aktivitas pengolahan.

"Setelah mendapatkan sample itu pagi tadi, petugas langsung ke lokasi, tapi tidak ada aktivitas," kata Kepala Seksi Suku Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan Jakarta Utara, Renova Ida Siahaan, saat dihubungi, Kamis (13/12/2012).

Pemilik tempat penggilingan tersebut bernama Yono tidak ada di lokasi. Renova dan jajarannya masih menunggu pemilik tempat tersebut muncul untuk dimintai keterangan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Pemiliknya juga belum muncul, jadi dari pagi tidak ada aktivitas," ujar wanita yang akrab disapa Nova tersebut.

Nova hanya memberikan peringatan keras kepada Yono, namun jika tetap dilakukan sampai peringatan ke tiga, Nova akan melaporkan tindakan Yono ke Polisi. "Kita berikan peringatan keras, kalau sampai tiga kali akan kita laporkan ke kepolisian," ujar Nova.

Sebelumnya, Suku Dinas Peternakan, Perikanan, dan Kelautan Jakarta Utara mengumpulkan 16 sample daging olahan untuk baso dan ditemukan satu sample terindikasi positif mengandung daging babi di tempat pengolahan daging baso milik Yono.

Daging olahan milik Yono dipasarkan ke Pasar Warakas dan kios baso miliknya. Tidak hanya itu, Yono juga diketahui memasarkan baso daging sapi palsunya ke pedagang baso keliling. Yono sendiri melanggar Perda nomor 8 tahun 1989 tentang Pengolahan dan Perdagangan Daging.

(fdn/lh)


Berita Terkait