"Rumah sakit itu masih saja terjadi antrean panjang pasien gawat darurat, selama 3 hari sampai sepekan. Bayangkan, untuk biaya konsultan saja Rp 10 miliar. Tapi layanannya masih macet. Bahasa kasarnya 'kampret benar'," cetus Ahok yang disambut dengan tepuk tangan sebagian peserta yang hadir.
Hal itu diungkapkannya saat menghadiri diskusi bertema 'Gerakan Mengawal Uang Rakyat' di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan politisi Golkar yang saat ini berlabuh di Gerindra itu juga memastikan akan menambah prasarana RSUD Koja untuk meningkatkan pelayanan. Penambahan prasarana itu diperkirakan rampung tahun 2015.
"Untuk penambahan gedung, tahun depan baru dibahas. 2014 baru mulai pembangunan, 2015 baru selesai. Ya ngapain, kita punya duit kok. Kenapa nggak kita mulai tahun depan?" tuturnya.
(rmd/nrl)











































