Tembus 90 Juta, Pergerakan Suara di TNP Melambat
Rabu, 22 Sep 2004 10:16 WIB
Jakarta - Sampai Rabu (22/9/2004), pergerakan suara di Tabulasi Nasional Pemilu (TNP) KPU tembus 90 juta suara. Pergerakan mulai melambat. Bisa jadi, hanya tersisa sedikit suara yang belum masuk ke TNP. Hasil sementara, SBY-Kalla memang unggul. Sampai pukul 10.00 WIB, jumlah suara yang sudah masuk ke TNP berjumlah 90.833.246 suara. Berdasarkan pemantauan detikcom, posisi ini tidak berubah sejak pukul 02.03.20 WIB. Dengan demikian, sudah 8 jam belum ada tambahan suara yang masuk. Hasil sementara, SBY mengungguli Mega. SBY memperoleh 55.368.206 suara (60.96 %) dan Mega memperoleh 35.465.040 suara (39.04 %). Selisihnya cukup jauh. Sangat kecil kemungkinan suara Mega bisa menyalip SBY. Sudah melambatnya pergerakan perolehan suara pada angka 90 jutaan ini, diduga perolehan suara sudah mulai masuk tahap akhir. Sejumlah pihak memprediksi, paling banyak suara yang masuk ke TNP tidak melebihi 100 juta suara. Bila dugaan ini benar, maka tingkat masyarakat yang tidak ikut memilih alias golput meningkat tajam. Bayangkan saja, sesuai data KPU, jumlah calon pemilih tetap pada pilpres II sebanyak 153.317.615 suara. Bila memang perolehan suara hanya berkisar 100 jutaan, maka sangatlah banyak masyarakat memilih golput, sekitar 53 juta. Sebagai perbandingan, dalam dua pemilu legislatif dan pemilihan presiden tahap pertama, jumlah partisipasi masyarakat untuk mencoblos menurun. Atau bisa dikatakan jumlah golput meningkat. Berdasarkan data KPU, pada pemilu legislatif 5 April lalu, masyarakat yang memilih golput sebanyak 12 persen, sedangkan pada pilpres II tingkat golput 24 persen.
(asy/)











































