Keberanian Fany yang membeberkan dengan bukti-bukti gamblang, dianggap sebagai lambang keberanian perempuan melawan pelecehan yang dilakukan pejabat. Adakah perempuan lain yang seberani Fany?
"Mengajak kepada setiap perempuan yang pernah dilecehkan oleh pejabat publik untuk mengungkap demi kebaikan bersama. Agar menjadi pembelajaran penting," jelas peneliti dari Masyarakat Transparansi Indonesia (MTI), Jamil Mubarok saat berbincang, Rabu (12/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ini jadi cikal bakal atau benih bagi pejabat publik untuk melakukan korupsi atau mengumpulkan pundi-pundi demi memenuhi kebutuhan perempuan 'tambahan' tersebut," terangnya.
Jamil mengimbau, bagi siapa pun yang mengetahui seorang pejabat publik 'main' perempuan untuk berbondong-bondong mengungkapkan ke publik. Pejabat publik yang 'main' perempuan itu adalah ciri ketidaksetiaan terhadap rakyat.
"Ketika sudah tidak setia terhadap rakyat maka keteguhan kerja dan mengabdi untuk rakyat sangat diragukan, dan itu tanda pejabat buruk," imbuhnya.
(ndr/nrl)










































