Australia Beri Visa Pemimpin Al Qaeda

Australia Beri Visa Pemimpin Al Qaeda

- detikNews
Rabu, 22 Sep 2004 09:56 WIB
Jakarta - Pemimpin senior Al Qaeda, Khalid Sheikh Mohammed mendapatkan visa turis untuk berkunjung ke Australia satu bulan sebelum serangan 11 September. Hal ini dibenarkan oleh pemerintah Australia.Perdana Menteri Australia John Howard menyesalkan terjadinya hal ini. Menurutnya, sebagai perbaikan sistem yang dilakukan setelah serangan 11 September, jika ada pemohon visa serupa pasti akan terdeteksi. Howard menambahkan, Sheik Mohammed tidak mengunjungi Australia."Saya diberitahu orang ini memiliki 24 nama alias, setidaknya tiga visa, dan jika salah satu nama aliasnya dimasukkan ke sistem visa, tanda bahaya akan muncul, visa itu dibatalkan dan tidak pernah digunakan," ujarnya seperti dikutip dari abc news online Rabu (22/9/2004).Kendati demikian pemerintah Australia menolak mengatakan berapa lama setelah serangan, pihak yang berwenang mengetahui nama aliasnya, dan izin bepergiannya dibatalkan.Sementara itu, Jaksa Agung Philip Ruddock mengatakan Khalid mendapatkan visa turis pada Agustus 2001 lalu. Pada saat itu pihak berwenang Australia belum mengetahui nama alias yang Ia gunakan."Setelah nama aliasnya dikenali, visa dibatalkan. Visa itu belum sempat digunakan, kita tidak memiliki catatan Khalid Sheikh Mohammed bepergian ke Australia menggunakan namanya sendiri, atau nama alias lain," kata Ruddock.Menurut seorang pengamat Al Qaeda, Khalid mungkin menjadikan Australia sebagai target, atau menggunakan Australia sebagai pintu masuk untuk merencanakan serangan berikutnya terhadap AS. (dit/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads