"Reshuffle kabinet ini tidak terhindarkan, karena setidaknya ada dua persoalan yang dihadapi, pertama yaitu informasi yang saya dengar dan kita cermati bersama adalah adanya beberapa pos menteri yang kinerjanya sangat di bawah rata-rata," kata Bima Aria saat dihubungi, Selasa (12/12/2012).
Kedua menurutnya, adanya menteri yang tidak seirama di dalam kabinet. Menurutnya siapa menterinya, tidak perlu disebutkan namanya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagaimanapun dua tahun ini waktu yang sangat berharga dan belum terlambat," lanjutnya.
Ia menuturkan, presiden sudah menghitung resiko yang akan diambil terkait apakah akan menjadikan momentum pengunduran diri menpora sebagai momentum reshuffle atau tidak.
"Ya kita berharap reshuffle bisa diadakan dan kita percaya presiden sudah menghitung cermat resiko politik dan resiko lainnya (ada reshuffle atau tida). Kita percaya presiden sudah menghitung itu," ucapnya.
(/lh)











































