Berdasarkan informasi yang dikumpulkan detikcom, di lokasi kejadian perkelahian pelajar tersebut teradi sekitar pukul 16.30 WIB, di saat jam pulang kerja warga ibu kota DKI Jakarta. Aksi puluhan pelajar tersebut dilakukan di tengah jalan raya Matraman, Jakarta Timur, tanpa mempedulikan keselamatan pengguna jalan lainya dan keselamatan mereka sendiri.
Pian (14) Salah seorang pelajar sekolah Darul Mukminin yang tertangkap oleh warga langsung digelandang ke Polsek Matraman. "Saya ga ikut tawuran cuma liat doang," ujarnya sembari menutup mukanya, Selasa (11/12/2012).
Sementara itu saat ditemui detikcom Kapolsek Matraman Kompol Djoko Santoso mengatakan dirinya melakukan tindakan pencegahan sebelum terjadi aksi perkelahian pelajar.
"Bukan tawuran, jadi ada indikasi akan terjadi perkelahian pelajar kami dari polsek matraman yang mendapat informasi dibantu guru-guru melakukan pencegahan dengan membubarkan aksi kedua belah pihak pelajar tersebut," ujar Djoko.
Djoko menjelaskan pada saat itu dirinya bersama anggota kepolisian polsek Matraman berhasil membubarkan aksi para pelajar tersebut. "Saat dibubarkan puluhan pelajar SMP tersebut pada kabur kocar-kacir dan kita berhasil menangkap dua orang pelajar," jelasnya.
Lebih lanjut Djoko mengatakan langkah selanjut dirinya akan melakukan aksi pencegahan agar peristiwa tersebut tidak terulang kembali.
"Kedua pelajar tersebut langsung kita lakukan pendataan dan kita panggil kedua orang tua mereka untuk mebuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya," tandasnya.
(/)











































