"Setelah ada pemeriksaan (polisi) sepanjang hari, ada upaya kepada saya dan meminta berdamai. Kalau konteksnya maaf memaafkan, saya juga tidak sempurna. Aceng juga menyanggupi tuntutan pengembalian kerugian kepada saya. Jujur secara manusiawi, saya senang," jelas Asep saat dikonfirmasi detikcom, Selasa (11/12/2012).
Pertemuan perdamaian digelar di sebuah hotel di Bandung pada Senin (10/11) malam sampai Selasa dini hari. Draf perdamaian dibuatkan pengacara Aceng. Diskusi sempat alot, hingga akhirnya Aceng menyanggupi uang Rp 400 juta untuk ganti rugi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aceng dilaporkan Asep atas dugaan penipuan. Asep mengaku sudah setor uang US$ 25 ribu kepada Aceng untuk posisi wakil bupati Garut yang ditinggalkan Diky Candra. Asep yang maju dari jalur independen, sejatinya diminta Rp 1,4 miliar namun akhirnya dia memilih mundur. Uang yang dia setor pun diminta dikembalikan tapi Aceng tak kunjung memberi.
"Saya senang ada komitmen saling memaafkan. Selanjutnya, ini menjadi pertimbangan ke Polda. Kasus hukum kan sudah jadi urusan Polda. Saya juga masih menunggu pelunasan semuanya," tutur Asep.
(ndr/nrl)










































