Mantan Kepala BNN Komjen Gories Mere terbilang banyak membangun kerjasama dengan organisasi antinarkotika dunia guna memberantas peredaran narkotika di Indonesia. Ketua Gerakan Nasional Anti Narkotika (Granat) Henry Yosodiningrat meminta Kepala BNN yang baru, Irjen Anang Iskandar, tidak segan untuk berguru kepada Gories Merre.
"Jangan segan untuk 'berguru' kepada Gories Mere, khususnya menyangkut komunikasi dengan lembaga internasional," kata Henry melalui pesan singkat yang diterima detikcom, Selasa (11/12/2012).
Henry mengimbau Anang untuk membangun kerjasama harmonis dengan kepolisian seluruh negara. "Termasuk Drugs Enforcement Agency (DEA) terkait membongkar jaringan internasional," papar Hendri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti diketahui, selama masa kepemimpinannya di BNN, Gories juga menjabat organisasi antinarkotik dunia. Jenderal bintang tiga kepolisian ini pun kerap dilibatkan dalam penumpasan kartel narkotika di Amerika Selatan.
Gories memasuki masa pensiun terhitung tanggal 1 Desember 2012. Tongkat komando BNN hari ini resmi diserahkan kepada Irjen Anang Iskandar, mantan Kadiv Humas Polri dan jabatan terakhir menjabat Gubernur Akpol.
(ahy/rmd)










































