Rifky Faizal Septiadi (19), pelaku pembunuhan desainer Semarang mengaku tidak mempunyai hubungan khusus dengan korban, Ahmad 'Rio' Suharsa. Dengan korban, Rifky mengaku saudara jauh.
Di hadapan polisi, Rifky menyatakan Rio adalah pamannya dari kampung di Kuningan. "Saya enggak ada apa-apa, dia (korban) Om saya," tandas pemuda yang akrab dipanggil Dedek tersebut.
Saat didesak, mahasiswa universitas di Semarang ini hanya menyatakan, Rio merupakan saudara jauh keluarganya. "Saudara dari Kuningan (Jabar). Saudara jauh," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kenapa bohong gitu lho. Katanya mau nonton ternyata enggak jadi," kata Rifky di Mapolrestabes Semarang, Jl. Dr. Sutomo, Senin (10/12/2012) malam.
Rasa sakit hatinya semakin bertambah ketika mendatangi Rio di rumah kontrakannya Jumat (7/12) malam, ia melihat lelaki lain ada di rumah desainer ternama di Semarang itu. Lelaki tersebut tidak lain adalah tersangka Vydo yang bahkan berada di kamar korban sesaat sebelum kejadian.
"Ternyata di sana ada cowok. Padahal saya sudah sering ingatkan agar jangan terlalu sering mengajak cowok masuk rumah," tandasnya.
Rio dibunuh di rumah kontrakannya di Jl Nangka 2 RT 03 RW II, Lamper Kidul, Semarang, Jumat (8/12/2012) malam. Mayatnya ditemukan dalam kondisi tertelungkup bersimbah darah. Pada jenazah korban ditemukan 22 luka tusukan di bagian punggung, 9 di dada, 7 di leher kanan dan 8 di leher kiri. (alg/trw)










































