Kabinet Disiapkan
SBY-Kalla Terus Melaju
Rabu, 22 Sep 2004 06:29 WIB
Jakarta - Kemenangan pasangan calon presiden-wakil presiden Jenderal TNI (Purn) Susilo Bambang Yudhoyono-Jusuf Kalla tampak sudah tak terbendung lagi. Duet dari Partai Demokrat ini terus melaju meninggalkan pasangan dari PDIP Megawati-Hasyim Muzadi.Menurut update terakhir dari Tabulasi Nasional Pemilu, hingga pukul 06.20 WIB, Rabu (22/9/2004), SBY-Kalla telah meraih 55.368.206 atau 60.96 persen dari 90.833.246 suara yang telah masuk. Sementara Mega-Hasyim hanya meraih 35.465.040 suara atau 39.04 persen.Keunggulan terjadi SBY-Kalla secara merata. Keduanya unggul di semua provinsi kecuali Bali dan Nusa Tenggara Timur. SBY-Kalla juga unggul di daerah pemilihan luar negeri.Kemenangan SBY-Kalla juga sudah diprediksi oleh hasil perhitungan cepat atau (quick count dari LP3ES. Selisihnya hampir sama, yakni SBY-Kalla meraih 60,2 persen dan Mega-Hasyim 39,8 persen.Perhitungan cepat memang bukan hasil pemilu yang sebenarnya. Hasil pemilu presiden putaran yang resmi baru akan disampaikan Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada 5 Oktober mendatang. Tapi, merujuk pada quick count yang pernah dilakukan sebelumnya, hasilnya relatif akurat.Pada pemilu legislatif 5 April 2004, misalnya, quick count Lembaga Penelitian, Pendidikan, dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3ES) hanya memiliki selisih rata-rata di bawah satu persen dari hasil resmi pemilu. Demikian juga dalam pemilu presiden 5 Juli 2004, mampu menipiskan ketidakakuratan hingga 0,5 persen.Umumkan Kabinet 20 OktoberDengan keunggulan sementara di TNP Komisi Pemilihan Umum (KPU yang relatif jauh dan stabil, serta prediksi quick count yang selama ini terbukti akurat, patut lah kubu SBY-Kalla optimistis menang.Kalla, dalam jumpa pers seusai rapat konsolidasi dan evaluasi di pendapa kediaman SBY di Puri Cikeas, Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (21/9/2004), menyatakan akan mengumumkan nama-nama anggota kabinetnya bersamaan dengan pelantikan presiden dan wakil presiden pada 20 Oktober 2004.Dalam keterangan pers itu Kalla didampingi Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Alwi Shihab, dan fungsionaris Partai Bulan Bintang (PBB), Yusron Ihza Mahendra.Dalam rapat konsolidasi dan evaluasi yang dipimpin langsung SBY itu hadir antara lain penasihat SBY, Laksamana (Purn) Widodo AS dan Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra. Sekretaris Jenderal Partai Amanat Nasional (PAN) Hatta Radjasa yang mewakili PAN tidak hadir dalam rapat konsolidasi lantaran sakit.Dalam kesempatan itu baik SBY maupun Kalla juga menyatakan keyakinannya untuk memenangi pemilu presiden putaran kedua berdasarkan data di pusat TNP KPU dan hasil quick count sejumlah lembaga. Keyakinan itu lah dijadikan dasar bagi SBY-Kala bersama sejumlah pemimpin partai politik pendukung untuk menyusun struktur dan komposisi kabinet.
(gtp/)











































