Ana (40) adalah salah satu korban 'raja jambret' di Menteng, Jakarta Pusat. Dia mencoba mengejar pelaku saat dijambret, tapi pelaku berhasil kabur.
Kejahatan yang menimpa Ana terjadi di siang hari, sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu Ana sedang mengendarai motor matik. "Sudah saya kejar tapi tidak kena," kata Ana di Mapolres Jakarta Pusat, Jl Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (10/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ana hari ini ke Mapolres untuk mengetahui bahwa barang-barangnya berhasil disita dari tangan 'raja jambret'.
Korban lain yang mendatangi Mapolres Jakarta Pusat mengatakan dirinya dijambret saat naik ojek di Kuningan. Penjambretan itu terjadi pukul 08.30 WIB. Saat itu dia naik ojek, memakai rok dan duduk menyamping. Pengendara ojek mencoba mengejar namun pelaku tidak bisa terkejar.
"Barang yang hilang komputer tablet, BB, dompet dan HP Esia," kata korban yang enggan disebut namanya itu.
'Raja jambret' Subaidih dkk saat ini ditahan di Polres Jakpus. Kejahatannya yang jadi berita ramai adalah saat menjambret Sundari (37), guru Akuntansi SMK 23 Pademangan. Saat itu Sundari berusaha mempertahankan tas yang dijambret Subaidih sehingga terjadi tarik-menarik. Sayang, Sundari kalah kuat sehingga terjatuh dan meninggal dunia. Peristiwa ini terjadi di siang hari di tengah keramaian Jl Salemba Raya, di seberang Perpustakaan Nasional.
(nal/nrl)










































