SBY Minta Gubernur Gunakan Anggaran Secara Tepat

SBY Minta Gubernur Gunakan Anggaran Secara Tepat

- detikNews
Senin, 10 Des 2012 16:47 WIB
SBY Minta Gubernur Gunakan Anggaran Secara Tepat
Jakarta - Presiden SBY hari ini menyerahkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) 2013 kepada 33 Gubernur di seluruh Indonesia. Presiden meminta agar anggaran tersebut digunakan anggaran dengan tepat tanpa ada penyimpangan.

"Gunakan anggaran secara tepat, transparan dan akuntabel, jangan ada penyimpangan. Ingat saudara-saudara, pembelanjaan pemerintah atau government spending adalah komponen penting dalam pertumbuhan ekonomi kita. Kalau tidak digunakan dengan baik hampir pasti menghambat pertumbuhan perekonomian. Oleh karena itu sekali lagi gunakan tepat waktu dan tepat sasaran sehingga tidak menghambat ekonomi. Kalau kita lalai menggunakan ini, berarti kesejahtaraan rakyat juga terganggu," pinta Presiden SBY dalam pidatonya di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/12/2012).

Presiden SBY juga mengingatkan, setelah diterimanya DIPA tahun anggaran 2013 ini, para gubernur dapat menindaklanjuti dan menggunakan anggaran masing-masing sesuai dengan APBN dan ABPD. Jangan ada kemandegan dan harus cepat realisasinya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dua itu saja instruksi saya," imbuhnya.

Pada pertengahan Januari 2013, presiden SBY akan kembali memanggil gubernur, bupati, walikota dan semua pihak pejabat dan pemerintahan untuk bersama-sama meningkatkan pemahaman kita tentang perencanaan dan penggunaan APBN. Terutama untuk mencegah terjadinya kesalahan dan mencegah terjadinya kemungkinan penyimpangan termasuk korupsi.

"Acara itu juga penting agar kita semua terbebas dari keragu-raguan atau kemandegan penggunaan anggaram selama ini. Tadi di ruangan ini dalam puncak peringatan hari antikorupsi saya sampaikan ada dua, pertama sistem di negeri kita ini harus bersih, korupsi harus diberantas ke depan. Tapi bukan hanya itu, kita juga harus memastikan jalannya pemerintahan dan pembangunan jangan sampai terganggu," paparnya.

"Dua-duanya harus kita letakkan dengan baik, semua harus kita lakukan agar semua tercipta dengan baik. BPK, BPKP, MK, semua jajaran lembaga negara dan pemerintahan. Akhirnya, saya ingin menutup arahan saya ini selamat bekerja, selamat bertugas, mari kita sukseskan RKP dan RKPD tahun 2013 serta APBN dan APBD tahun 2013, saya ingin melihat pelaksanaannya nanti untuk rakyat Indoensia," tutupnya.

Acara ini seharusnya dihadiri oleh 33 gubernur se Indonesia. Namun 4 gubernur yang tidak hadir membuat Presiden SBY kesal. Sebelum pidato, Presiden SBY sempat mengutarakan kekesalannya tersebut.

"Sebelum saya menyampaikan sambutan, pengaraahan, saya minta kepada Mendagri untuk menghadirkan pejabat di acara yang penting ini. Kalau sakit bisa diterima, tetapi kalau ada acara di provinsinya dan kemudian tidak datang saya tidak bisa terima. Biasakan kita saling hormat menghormati saling sayang menyayangi dan harus bertanggungjawab pada masyarakat karena ini urusan pembangunan urusan rakyat sesuatu yang amat penting," tegas SBY.

Empat gubernur yang tidak hadir adalah Gubernur Sumsel Alex Noerdin, Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo, Gubernur Lampung Sjachroedin Z.P dan Gubernur Kepulauan Riau Muhammad Sani.


(mpr/mok)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads