"Untuk menpora yang kosong saya menganjurkan seluruh lini Partai Golkar tidak mengusung nama siapapun, karena itu kewenangangan dan ranah prerogatif presiden," kata Ketua DPP Partai Golkar Priyo Budi Santoso kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/12/2012).
Menurutnya, selain bahwa itu sebagai kewenangan penuh presiden, juga kenyataan posisi Menpora adalah kursi Partai Demokrat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Nanti lebih baik kita bekerja dan biarkan presiden memilih sendiri siapa yang menurut dia mampu," lanjut wakil ketua DPR itu.
Ia menuturkan, soal latar belakang tokoh yang akan menempati pos Menpora, menurutnya tidak masalah jika Presiden akan mengambil dari kalangan non-partai atau profesional. Yang pasti prioritas ada pada partai demokrat.
"Siapapun boleh, utamakan dari Demokrat, parpol atau non-parpol boleh. Tapi saya menghimbau agar Golkar tidak menyodorkan nama," tegasnya.
(bal/lh)











































