"Ya kalau memungkinkan (reshuffle -red) seminggu dua minggu ini," ujar Priyo di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (10/12/2012).
Menurutnya, momentum resuffle atau pergantian menteri kali ini adalah yang terakhir yang dimiliki oleh Presiden SBY mengingat periode tugas yang tersisa kurang dua tahun lagi. Jika pada momentum kali ini tidak dilakukan reshuffle, maka sampai akhir kabiner KIB II tidak ada lagi kesempatan reshuffle.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih jauh ia menuturkan, alasan reshuffle tentu saja berkaitan dengan kinerja menteri-menteri dalam kabinet SBY yang terakhir ini. Mereka yang dinilai tidak optimal atau kedodoran layak untuk diganti.
"Kalau presiden mau merombak beberapa orang menteri yang dianggap kedodoran atau tidak bisa menjalankan tugasnya, ini waktunya. Kalau tidak ya sudah tidak sama sekali," ucap wakil ketua DPR itu.
(/lh)










































