Kios di Stasiun Depok Baru Dibongkar, PKL Bakar-bakaran

Kios di Stasiun Depok Baru Dibongkar, PKL Bakar-bakaran

Hendrik Isnaini Raseukiy - detikNews
Senin, 10 Des 2012 12:25 WIB
Kios di Stasiun Depok Baru Dibongkar, PKL Bakar-bakaran
Jakarta - Seribuan kios pedagang kaki lima (PKL) di pinggir peron dan sekitar Stasiun Depok Baru dibongkar PT KAI. Ratusan PKL pun berdemo dan membakar kayu bekas tempat buah di depan Stasiun Depok.

Para pendemo juga membawa spanduk bertuliskan 'Di Mana Letak Tanggung Jawab PT KAI Selama Ini'.

Pedagang menduga tempat jualan mereka akan dijadikan kawasan bisnis yang rapi kerjasama PT KAI dan pengusaha. Para pedagang siap ditertibkan namun mereka meminta jangan digusur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam aksinya pedagang sempat membakar kayu bekas tempat buah. Bahkan pedagang sempat bersitegang dengan polisi karena mereka dilarang masuk ke Sasiun Depok Baru. Polisi mengimbau pedagang tidak anarki dalam aksinya.

Sementara itu, di kanan dan kiri peron Stasiun Depok Baru kini sudah bersih dari kios semi permanen PKL. Ratusan polisi dari Polresta Depok dan Polsek Pancoran Mas masih berjaga-jaga di sekitar stasiun. Pembongkaran dilakukan dari pukul 08.00 WIB.

Kasubbag Humas Kapolresta Depok Aiptu Bagus Suhardi menyatakan, keterlibaan polisi untuk menjaga tindakan anarki dari pedagang.

Sementara itu, perwakilan pedagang, Rahmat mengatakan, lapak sudah mereka beli dari salah seorang pengembang. Mereka membeli Rp 10-30 juta per kios. Pedagang juga diminta sewa pertahun Rp 500 ribu dan iuran per hari Rp 5.000.

Pedagang juga sudah berdagang selama 20 tahun. Rahmat dan rekan-rekannya menuntut dilakukan relokasi. Mereka juga mempertanyakan mengapa ada satu minimarket yang dibolehkan beroperasi di pintu masuk stasiun.

Meski ada pembongkaran dan demo PKL, aktivitas penumpang dan operasi kereta di Stasiun Depok Baru tidak terganggu.



(nwy/nrl)


Berita Terkait