Dua dari tiga bayi kembar, Ralva dan Raldy Tumelap (6 bulan), ditemukan tewas di dalam ember warna hitam yang penuh air di Manado. Berdasarkan pra rekonstruksi, keduanya ternyata dibunuh ibu kandungnya. Duh!
Kasat Reskrim Polresta Manado Kompol Nanang Nugraha menjelaskan, kepolisian memeriksa ibu korban, Nova Wurangian (43), secara maraton dan melakukan pra rekonstruksi, Senin (10/12/2012). Nova yang merupakan warga Kelurahan Winangun Satu Lingkungan II Kecamatan Malalayang, Manado, itu diketahui membunuh bayinya.
"Dia (Nova) belum bicara banyak. Tapi berdasarkan gerak-geriknya dalam pra rekonstruksi, dia yang membunuh bayi," kata Nanang saat dihubungi detikcom, Senin (10/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sedangkan bayi kembar lainnya, Raldo (6 bulan), masih terbaring di kasur yang diletakkan di lantai ruang tamu sebuah rumah.
Pada awalnya, Nova mengaku meninggalkan 3 bayi kembarnya Ralva, Raldo dan Raldy dengan meletakkannya di sebuah kasur yang digelar di lantai ruang tamu. Dia menitipkan bayi kembar berjenis kelamin laki-laki itu kepada putra sulungnya yang juga kembar, Timothy dan Miracle Wurangian (10), sekitar 11.30 Wita dan pergi membeli susu.
Β
"Kepergiannya ke warung, hanya alibi. Dia pergi ke rumah teman," kata Nanang.
Saat ini, polisi masih menahan Nova. Untuk mengembangkan kasusnya, mereka akan memeriksa sejumlah orang lainnya. (trw/nrl)











































