Arahan SBY ke Elite PD: Dongkrak Elektabilitas PD, Jangan Ada Benturan

Arahan SBY ke Elite PD: Dongkrak Elektabilitas PD, Jangan Ada Benturan

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 10 Des 2012 10:42 WIB
Arahan SBY ke Elite PD: Dongkrak Elektabilitas PD, Jangan Ada Benturan
Foto: detikcom (Ilustrasi)
Jakarta - Menjelang akhir tahun 2012, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Dewan Pembina memberikan arahan penting kepada petinggi PD. Apa arahan SBY untuk para elite PD?

"Elektabilitas kita kan turun, Pak SBY tidak mengatakan kita harus menang di Pemilu 2014, tapi mempertahankan posisi itu penting. Elektabilitas harus ditingkatkan," kata Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Max Sopacua, kepada detikcom, Senin (10/12/2012).

Max hadir dalam pertemuan di Puri Cikeas, Minggu (9/10) malam kemarin. Ketua Umum PD Anas Urbaningrum dan seluruh jajaran DPP PD juga hadir. Namun Wakil Ketua Dewan Pembina PD Marzuki Alie tak hadir karena ada tugas, Andi Mallarangeng yang telah mundur dari kursi Sekretaris Dewan PD juga tak hadir.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

SBY, menurut Max, sengaja mengundang seluruh anggota Fraksi PD DPR ke Cikeas bersama pengurus DPP PD. Seluruh anggota FPD DPR diminta untuk turun ke masyarakat, meyakinkan masyarakat.

"Karena itu Fraksi Demokrat sebagai ujung tombak penting karena semua anggota DPR kan punya dapil (daerah pemilihan) jadi harus turun ke masyarakat dan meyakinkan masyarkat," ungkap Max.

Selain itu, Max menambahkan, SBY juga menekankan perlunya soliditas PD. Terutama setelah Andi Mallarangeng ditetapkan sebagai tersangka kasus Hambalang dan mengundurkan diri dari kursi menpora.

"Konsolidasi antar kader penting, jangan ada benturan dan dan harus saling mencintai dan saling menghargai," ujar Max menirukan pesan SBY.

Lalu adakah pesan khusus SBY kepada seluruh elite PD menyangkut Andi Mallarangeng? "Tidak ada secara khusus soal itu, yang jelas posisi PD adalah menyerahkan sepenuhnya proses hukum ke KPK," tandas eks presenter TVRI bersuara khas ini.

(van/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini