Ribuan Warga Barito Utara Bertahan di Lokasi Banjir

Ribuan Warga Barito Utara Bertahan di Lokasi Banjir

Robert - detikNews
Minggu, 09 Des 2012 16:41 WIB
Samarinda - Banjir akibat luapan Sungai Barito di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah (Kalteng), merendam 8.872 rumah. Ribuan jiwa memilih bertahan di lokasi banjir meski ketinggian air belum menunjukan penurunan.

"Ribuan jiwa diperkirakan masih bertahan di lokasi banjir, terutama rumah-rumah yang bertingkat," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kateng, Mugeni, saat dihubungi detikcom, Minggu (9/12/2012) sore WITA.

Meski begitu, Mugeni memastikan BPBD Kabupaten Barito Utara telah mempersiapkan posko, yang sewaktu-waktu dapat digunakan untuk menampung pengungsi korban banjir. Selain itu, posko darurat juga telah didirikan di Puskesmas dan Puskesmas Pembantu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari Palangkaraya (ibu kota provinsi Kalteng) ke Barito Utara, sekitar 4 jam perjalanan. BPBD Provinsi sudah mengirimkan 3 tenda besar ke BPBD setempat, serta mengirim obat-obatan dari Dinas Kesehatan, termasuk kebutuhan dapur umum dari Dinas Sosial Provinsi Kalteng," ujar Mugeni.

Mugeni menerangkan, alur Sungai Barito melalui 3-4 Kabupaten lainnya di Kalteng. Sewaktu-waktu banjir bisa meluas apabila terjadi hujan deras di hulu sungai.

"Mudah-mudahan di hulu sungai tidak hujan deras lagi. Karena selain ketinggian air bisa bertambah di Barito Utara, juga banjir bisa meluas ke Kabupaten Barito Selatan," tambah Mugeni.

"Banjir di Barito Utara ini kan awalnya banjir dari Kabupaten Murung Raya. Banjir di Murung Raya surut, akhirnya banjir sampai di Barito Utara, ditambah intensitas hujan yang sangat tinggi," jelasnya.

Seperti diberitakan, banjir yang terjadi di Kabupaten Barito Utara, Kalteng, sejak 3 Desember 2012 hingga sekarang semakin meluas. Data terakhir, ada 8.872 rumah yang terendam. BNPB merilis, ada 6 kecamatan dari 9 kecamatan di Barito Utara terendam banjir dengan ketinggian hingga 2 meter hingga 4 meter. Dilaporkan di beberapa tempat terjadi kenaikan banjir 30 cm pada hari ini. Bupati Barito Utara telah menyatakan status tanggap darurat sejak 8 sampai 28 Desember 2012.

"Akibatnya 8.872 rumah, 11 unit sekolah, 4 unit Puskesmas Pembantu, 5 unit masjid, 7 mushola, 1 gereja, 1 pastori, 1 balai basara hindu, 2.753 ha sawah, 25 unit jembatan beton dan kayu, 10 km ruas jalan dan ribuan hektare perkebunan terendam banjir," kata Sutopo dalam rilisnya, Minggu (9/12/2012).

(trw/trw)


Berita Terkait