"Kita sudah kantongi nama pelakunya," ujar Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Elan subilan saat dikonfirmasi detikcom, Sabtu (8/12/2012).
Elan menambahkan pihaknya akan segera meringkus pelaku yang sudah diketahui identitasnya itu paling lama tiga hari setelah hari ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ahmad Rio ditemukan tewas oleh salah satu pegawainya, Sumiati (31). Saat akan masuk kerja, Sumiati melihat ceceran darah dari pintu masuk menuju ke ruang tengah sepanjang lima meter dan menemukan korban di ruang tengah.
"Saat membuka pintu terlihat kakinya di ruang tengah," ujar Sumiati.
Melihat hal itu Sumiati segera melaporkannya ke ketua RT yang dilanjutkan ke petugas Polsek Semarang Selatan. Saat ditemukan, korban dalam posisi tertelungkup dengan mengenakan kaos dan celana pendek. Kondisi korban cukup mengenaskan karena ada 22 luka tusukan di bagian punggung, sembilan di dada, tujuh di leher kanan dan delapan di leher kiri.
Tetangga korban, Roni (38) menambahkan, dirinya melihat korban pulang dari mengambil jahitan di daerah Jatingaleh hari Jumat (7/12) malam sekitar pukul 23.00 WIB. Rio datang mengendarai mobil miliknya bersama dua teman yang berboncengan menggunakan motor.
"Satu jam kemudian saya mendengar ada cekcok dari rumah mas Rio," katanya.
Setelah dihampiri ternyata suara tersebut sudah berhenti dan seolah tidak terjadi apa-apa. Lalu sekitar pukul 01.00 WIB Roni mendengar kabar seorang satpam yang menjaga di sekitar lokasi hampir tertabrak mobil milik Rio yang melaju kencang. Diduga mobil dibawa lari oleh pelaku pembunuhan.
"Satpam yang berjaga di depan gang hampir tertabrak. Kemungkinan mobil itu dikemudikan pelaku," ujar Roni.
Mayat korban lalu dilarikan ke RS Bhayangkara untuk dilakukan otopsi. Sementara itu polisi masih melakukan pengejaran terhadap pelaku yang membawa kabur mobil korban.
Ahmad Rio Suharsa adalah salah satu anggota Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Ia meniti karir dengan bekerja di Artha Mode dan Puri Fashion hingga akhirnya memiliki brand sendiri yaitu Rio by Rio.
"Dulunya dia ikut desainer-desainer ternama. Spesialisasinya adalah gaun pesta," ujar teman Rio yang enggan disebutkan namanya.
(alg/fdn)











































