7 Kisah Jokowi dan Sepeda Kesayangan

7 Kisah Jokowi dan Sepeda Kesayangan

- detikNews
Sabtu, 08 Des 2012 09:56 WIB
7 Kisah Jokowi dan Sepeda Kesayangan
Jakarta -

1. Dua Sepeda Antisipasi Nopol Genap Ganjil

Jokowi menyiapkan 2 sepeda jika dibutuhkan ketika kendaraannya yang bernopol ganjil tidak boleh melintas.

"Sudah ada 2, sudah dipakai ke mana-mana," kata Jokowi sebelum meninggalkan Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (6/12/2012).

Jokowi siap memberikan contoh kepada warga DKI yang mungkin menolak keras rencana kebijakan radikal tersebut. Ia pun mengaku tengah menyiapkan penambahan jumlah armada angkutan umum di Jakarta.

"Iya dong, memberi contoh, kan naik sepeda bisa, naik Kopaja bisa. Kenapa tidak? Kalau ada yang mau boncengi saya juga boleh, kenapa tidak?" ujar Jokowi.

2. Tebakan Berhadiah Sepeda

Suatu hari, Jokowi bermain tebak-tebakan dan membagikan 4 sepeda.

"Saya tidak bawa apa-apa ke sini cuma bawa kartu nama. Saya mau kasih tebak-tebakan, nanti yang bisa jawab hadiahnya sepeda. Besok pagi tukarkan dengan sepeda di Balai Kota tetapi harus dapat jawab pertanyaan saya," kata Jokowi sambil tersenyum di Jalan Penggilingan Cakung, Jakarta Timur, Senin (19/11/2012).

Ajakan Jokowi untuk bermain tebak-tebakan langsung disambut antusias oleh para hadirin yang berlomba-lomba mengacungkan jarinya.

Bagi-bagi sepeda juga dilakukan Jokowi saat nonton bersama laga Timnas melawan Malaysia dalam ajang Piala AFF Suzuki 2012 pada Sabtu 1 Desember 2012.

"Saya mau memberi kuis, nanti hadiahnya sepeda sama bola. Mau ndak?" tanya Jokowi di hadapan anak-anak di pemukiman warga di depan stasiun Manggarai, Jalan Manggarai Utara II, Jaksel.

"Maauuuuu...," jawab serentak sekitar 30-an anak yang saat itu ikut nobar dengan Jokowi.

3. Enteng Bersepeda 12 Km

Jokowi mengaku tidak merasa letih usai menempuh jarak 12 kilometer.

"Capek apanya, wong cuma 12 kilometer," ucap Jokowi sambil tersenyum usai bersepeda di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Minggu (4/11/2012).

Jokowi juga tidak merasa terganggu saat bersepeda meski mengenakan celana jins. Pria 51 tahun ini juga mengaku, biasanya dia bersepeda menempuh jarak hingga 30 kilometer.

"Enak kok pakai ini (jins). Biasanya 30 kilometer. Nggak keringatan kok, keringat belum keluar," ucap Jokowi.

4. Jajal Sepeda Ceper

Jokowi tidak segan-segan menjajal sepeda jenis Low Rider atau sepeda ceper mirip motor gede.

"Pak, coba naik sepeda saya, Pak!" ujar sang pesepeda di Bundaran HI, Jakarta, Minggu (25/11/2012).

Sontak Jokowi berhenti sejenak. Wartawan yang mengerubunginya juga berhenti. Jokowi benar-benar mengiyakan ajakan pesepeda itu, langsung menungggangi sepeda ceper mirip motor gede.

"Kami dari Jakarta Low Rider," kata salah seorang dari mereka menjelaskan identitas komunitasnya.

Jokowi sempat mengendarai sepeda trendi tersebut sejauh kurang lebih 15 meter. Meskipun singkat, namun banyak masyarakat antusias melihat aksi Jokowi tersebut.

5. Bersepeda ke Kantor

Jokowi siap memenuhi tantangan mengayuh sepeda dari rumah dinasnya ke kantornya di Balai Kota.

"Dekat juga, nggak apa-apa," ujar Jokowi saat ditanya apakah dia tertarik bersepeda menuju Balai Kota usai membuka turnamen catur cepat antar penggali kubur dari seluruh TPU di Jakarta, di Wisma Catur F Sumantri KONI DKI Jakarta, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2012).

"Kuat nggak olahraga sepeda?" tanya wartawan.

"Coba gimana dengan saya, hayo," tantang balik Jokowi yang disambut tawa wartawan.

6. Bersepeda 3 Minggu Sekali

Dia memilih olahraga yang murah meriah. Jogging dan bersepeda hobi favoritnya.

"Pokoknya yang murah-murah saja. Jogging. Yang murah saja. Jogging itu murah, nggak pakai apa-apa tinggal lari," ujar Jokowi di Wisma Catur F Sumantri KONI DKI Jakarta di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2012).

Jokowi mengaku jogging seminggu tiga kali. Selain jogging, Jokowi juga suka bersepeda.

"Olahraga sepeda juga seminggu 3 kali," kata Jokowi.

7. Jalur Sepeda

Jokowi akan melakukan penambahan jalur sepeda di Jakarta. Rencana, penambahan jalur tersebut mencapai 17 km.

"Mau ditambahi 17 km, masih Desember tahun ini. Jadi rancangannya saja dulu," ujar Jokowi usai melakukan peninjauan di beberapa wilayah, di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (29/10/2012).

Jalur sepeda terpanjang telah dibangun di tepian bagian utara banjir kanal timur (BKT). Jalur sepeda sepanjang 23,5 km ditargetkan kelar pada Desember 2012.

Rambu-rambu itu terpasang mulai dari kawasan Buaran hingga flyover Pondok Bambu, Jakarta Timur. Jarak antara kedua lokasi ini sekitar 3 kilometer.

Rambu yang terpasang di samping BKT ini bergambar sepeda berwarna putih dengan latar belakang biru di belakangnya. Pada bagian bawahnya terdapat tulisan 'Jalur Khusus Sepeda'.

Sebuah rambu lain bertuliskan 'Hati-hati lintasan sepeda' juga sudah terpasang di sekitar BKT. Rambu ini berwarna kuning dengan bergambar mobil dan sepeda.
Halaman 2 dari 8
(aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads