"Pada hari pertama Pak Andi Mallarangeng menjadi tersangka, Golkar sudah mengajukan Erwin Aksan dan saya dengar ada juga Idrus Marham, saya pikir mereka tak punya etika, kalau di sepakbola itu namanya offside mereka," protes Max.
Hal ini disampaikan Max kepada detikcom, Sabtu (8/12/2012).
Menurut Max, harusnya Golkar menghormati hak prerogatif Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Lagipula, lanjut Max, kursi Menpora selama ini menjadi kapling milik PD. Sedangkan Golkar sudah memiliki 3 kursi di kabinet.
"Karena itu jatahnya Demokrat. Bagaimanapun juga jangan mentang-mentang. Jangan main embad kapling orang," kata Max.
Memangnya siapa kader PD calon pengganti Menpora Pak Max? "Saya kira Pak SBY sudah tahu siapa yang pantas menggantikan," katanya.
Golkar memang mengaku tak akan aktif menyodorkan nama calon Menpora pengganti Andi Mallarangeng kepada Presiden SBY. Namun, jika diminta, Golkar sudah menyiapkan satu nama, yaitu Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Erwin Aksa.
"Ada tokoh muda dan kebenaran kader Golkar yang sebenarnya juga cocok yaitu Erwin Aksa," kata Wasekjen Golkar, Tantowi Yahya, saat dihubungi, Jumat (7/12/2012).
Menurut Tantowi, Erwin memiliki rekam jejak kepemimpinan yang baik. Erwin juga pernah mengurus organisasi olahraga yaitu klub sepak bola PSM Makassar.
(van/)











































