Informasi yang didapatkan di lapangan menyebutkan, Winduro, ditangkap di mushola dekat rumahnya di Desa Sroyo, Jaten, Karanganyar, pada Kamis (6/12/2012) sore. Winduro yang berusia 18 tahun baru saja menyelesaikan pendidikannya di sebuah sekolah menengah atas swasta tak jauh dari rumahnya.
Berangkat dari keterangannya, Densus 88 pagi ini menangkap lagi dua orang warga desa yang sama. Dua orang warga yang ditangkap bernama Bambang (45) dan Feri Susanto (25). Bambang, sehari-hari mengelola sebuah toko kelontong di depan rumahnya dan Feri, 25 tahun, adalah buruh sebuah perusahaan di Kecamatan Kebakkramat, Karanganyar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tadi kami diajak menyaksikan penggeledahan rumah orangtua Winduro. Penggeledahan dilakukan oleh aparat Densus 88. Kami tidak diberitahu apaa keterlibatan Winduro dalam aksi terorisme," ujar Mulyanto, ketua RW setempat.
Mabes Polri sudah mengatakan, tiga orang tersebut ditangkap karena diduga sebagai jaringan kelompok HASMI yang sebelumnya telah dibongkar oleh polisi. Beberapa anggota kelompok ini sebelumnya telah ditangkap di beberapa tempat.
(mbr/lh)











































