Perang Batu Mahasiswa dan Pegawai Kejati Sulsel Berhasil Dilerai Polisi

Perang Batu Mahasiswa dan Pegawai Kejati Sulsel Berhasil Dilerai Polisi

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Jumat, 07 Des 2012 17:25 WIB
Makassar - Perang batu antara mahasiswa Universitas 45 Makassar dengan puluhan pegawai kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan berhenti setelah polisi menengahi. Untuk mencegah aksi lanjutan, hingga kini polisi masih menjaga lokasi kejadian.

Belasan petugas kepolisian dari Polrestabes Makassar yang dipimpin Kabag Ops Kompol M Ridwan membujuk para mahasiswa dan jaksa untuk menghentikan aksi saling lemparnya di depan kantor Kejati Sulsel, Jumat (7/12/2012).

"Sudah adik-adikku, berhenti melempar. Kasihan masyarakat pengguna jalan yang mau pulang ke rumah," teriak Kompol Ridwan saat menghalau mahasiswa Universitas 45 yang datang menyerang kantor Kejati Sulsel.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya, pada bentrokan pertama, yang berlangsung sekitar pukul 16.30 Wita, puluhan mahasiswa Universitas 45 berhasil dipukul mundur oleh puluhan pegawai Kejati Sulsel dan buruh bangunan yang bekerja di Kejati. Para mahasiswa kembali ke kampusnya yang berjarak sekitar 100 meter dari kejati.

Akibat bentrokan ini, Jalan Urip Sumoharjo macet total sekitar sejam, dari pukul 16.30 hingga pukul 17.30 Wita. Selain itu, kaca kantor perusahaan PT Cahaya Cemerlang yang lokasinya persis di samping kantor Kejati, pecah terkena lemparan batu. Seorang mahasiswa terluka di bagian tangan kanannya.

Hingga saat ini, situasi arus lalu lintas di Jalan Urip Sumoharjo kembali normal. Puluhan petugas kepolisian masih berjaga-jaga di sekitar kantor Kejati Sulsel.

(mna/trw)


Berita Terkait