KPU Teliti Meningkatnya Golput

KPU Teliti Meningkatnya Golput

- detikNews
Selasa, 21 Sep 2004 17:58 WIB
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan meneliti penyebab menurunnya partisipasi pemilih atau meningkatnya golput pada pemilu presiden (pilpres) putaran kedua. Laporan dari sejumlah daerah menyebutkan ada kelompok yang secara sadar tidak menggunakan hak pilihnya. "Laporan dari beberapa tempat meski belum diteliti, ada kelompok yang secara sadar tidak memilih," ujar anggota KPU Mulyana W Kusumah di ruang kerjanya diKantor KPU, Jl. Imam Bonjol, Jakarta, Selasa (21/9/2004). Dikatakan Mulyana, hasil pemantauan sementara Uni Eropa dan hasil pantauan KPU DKI Jakarta perlu ditanggapi seriu. KPU perlu meneliti latar belakang penurunan partisipasi pemilih. "Meski prosentase penurunan itu tidak berdampak pada legitimasi legal presiden terpilih," katanya. Namun, lanjut dia, penurunan partisipasi tersebut sangat signifikan secara politik berkaitan dengan masalah sosialisasi, kecenderungan perilaku pemilihdan luas dukungan politik terhadap presiden terpilih. "Sebenarnya intensitas sosialisasi jauh slebih sering dibanding pilpres putaran pertama. Karena itu, kata Mulyana, perlu dilakukan penelitian penurunan partisipasi pemilih, apakah merupakan fenomena kota atau secara luas. Fenomena kota ituadalah adanya kelompok tertentu yang tida menggunakan hak pilih karena terdaftar di daerah sal."Kelompok tertentu, yakni mereka yang bekerja di Jakarta, namun terdaftar di daerah asal seperti karyawan dan pembantu rumah tangga. Namun, tidak seperti pada pilpres putaran pertama mereka tidak pulang," demikian Mulyana. (asy/)


Berita Terkait